Rusia Bela Iran soal Penutupan Selat Hormuz: Negara yang Diperangi Berhak Batasi Navigasi

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Kapal kargo berbendera Yordania yang bernama Baghdad berlayar di Teluk Persia menuju Selat Hormuz di Uni Emirat Arab, Rabu, 22 April 2026. (Sumber: Foto AP)

MOSKOW, KOMPAS.TV - Duta Besar Federasi Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Vassily Nebenzia membela kebijakan Iran menutup Selat Hormuz. Nebenzia menilai Iran berhak membatasi pelayaran di wilayah perairannya karena sedang diperangi.

Dia menyebut terdapat upaya untuk mengesankan Iran bertanggung jawab atas disrupsi akibat penutupan Selat Hormuz. Penutupan perairan tersebut dilaporkan memicu kenaikan harga minyak dunia yang memengaruhi banyak negara.

Iran menutup Selat Hormuz setelah Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan tanpa diprovokasi ke wilayahnya pada 28 Februari lalu. Serangan Israel-AS dilaporkan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan ribuan orang lainnya.

"Terdapat upaya untuk menaruh pertanggungjawaban sepenuhnya kepada Iran seakan-akan Iranlah yang menyerang negara-negara tetanganya," kata Nebenzia, seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Rusia Dukung Iran di Tengah Agresi AS-Israel, Berharap Perang Selesai Lewat Jalan Diplomatik

"Pada masa perang, sebuah negara pesisir yang diserang berhak membatasi navigasi di perairan teritorialnya dengan tujuan keamanan."

Di lain sisi, Nebenzia menuduh negara-negara Barat bertindak seperti "bajak laut." Pasalnya, negara-negara Barat disebutnya mendukung Ukraina menyerang kapal-kapal dagang Rusia di Laut Hitam.

"Tidak seperti bajak laut yang mengangkat bendera hitam dengan tengkorak dan tulang bersilang, negara-negara Barat berupaya menyembunyikan tindakan ilegalnya dengan kebijakan-kebijakan sepihak yang koersif," kata Nebenzia.

Selat Hormuz sempat dibuka sementara saat awal gencatan senjata AS-Iran pada 8 April lalu, tetapi kemudian ditutup kembali.

Pada 13 April, militer AS juga menerapkan blokade atas Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump memerintahkan kapal perang AS menghalau akses dari dan menuju pelabuhan-pelabuhan di Iran.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Al Jazeera

Tag
  • selat hormuz
  • blokade selat hormuz
  • rusia bela iran
  • perang iran
  • iran
  • penutupan selat hormuz
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH, Rocky Gerung: Mantan Narapidana tapi Intelektual!
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Lantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Negara
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Dramatis! Momen Basarnas Potong Badan KRL, 6–7 Korban Terjepit di Gerbong Perempuan
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pastikan Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Maut KRL di Bekasi Timur
• 16 menit lalutvonenews.com
thumb
Krakatau Steel Tancap Gas 2026, Target Produksi Naik dan Impor Dipangkas
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.