Hetifah: Transformasi Prodi Lebih Tepat daripada Penutupan Massal

tvrinews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Jakarta

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menanggapi rencana evaluasi hingga penutupan program studi (prodi) oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan menekankan pentingnya kehati-hatian, transparansi, dan dasar kajian akademik yang kuat.

Menurut Hetifah, peningkatan relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan industri memang penting. Namun, perguruan tinggi tidak boleh direduksi menjadi sekadar pemasok tenaga kerja.

“Setiap kebijakan terkait prodi harus berpijak pada kajian komprehensif, bukan sekadar merespons tren jangka pendek. Fungsi perguruan tinggi jauh lebih luas, termasuk pengembangan ilmu dasar, kebudayaan, dan daya kritis bangsa,” kata Hetifah dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa, 28 April 2026.

Ia menegaskan, pendekatan yang lebih tepat adalah transformasi, bukan penutupan massal. Prodi yang dinilai kurang relevan perlu direvitalisasi melalui penguatan kurikulum, pendekatan interdisipliner, serta keterkaitan dengan potensi daerah dan kekayaan budaya lokal.

Hetifah juga mengingatkan bahwa orientasi efisiensi yang berlebihan berisiko menyempitkan ekosistem keilmuan dan melemahkan peran strategis perguruan tinggi sebagai pusat peradaban.

Karena itu, ia mendorong agar evaluasi prodi dilakukan secara berkala, transparan, dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, industri, dan asosiasi profesi.

“Jika penyesuaian harus dilakukan, maka wajib disertai masa transisi yang adil, serta perlindungan penuh bagi mahasiswa dan dosen,” tegasnya.

Sebagai mitra kerja pemerintah, Komisi X DPR RI akan memastikan kebijakan ini berjalan terukur, adil, dan benar-benar memperkuat daya saing bangsa, tanpa mengorbankan masa depan ilmu pengetahuan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Elnusa (ELSA) Raup Laba Rp190 Miliar di Kuartal I 2026, Arus Kas Melonjak 267%
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Laba Melejit hingga 216%, Emiten DADA Siapkan Dividen Rp2 Miliar
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kabar Duka Menutup Penantian Keluarga Korban Tabrakan Kereta
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Periksa Sekda Kota Madiun dan Lima Saksi, Terkait Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Nonaktif Maidi di KPPN Surakarta
• 7 jam lalurealita.co
thumb
300 Anak Antusias Ikuti Freeport Grassroots Tournament 2026 di Gresik
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.