Puan Maharani Soroti Lemahnya Keamanan Perlintasan Kereta Pasca Insiden di Bekasi Timur, Desak Evaluasi Total

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa kepada korban insiden kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. 

“Atas nama pribadi maupun atas nama DPR RI, saya sampaikan dukacita mendalam untuk para korban dalam kecelakaan kereta api yang terjadi semalam di wilayah Bekasi,” kata Puan Maharani dalam keterangannya, Selasa, 28 April 2026.

BACA JUGA:15 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Tersebar di 4 Rumah Sakit Ini, Cek Daftarnya

Ia pun meminta agar unsur keselamatan di jalur kereta harus ditingkatkan.

“Kita minta Pemerintah, KAI, bersama stakeholder terkait untuk lebih memprioritaskan persoalan keselamatan di jalur kereta api. Sistem dan keamanan pada jalur kereta api harus diperbaiki,” tegasnya.

“Terutama pada perlintasan sebidang yang masih banyak kita temukan di sepanjang perlintasan kereta. Karena keamanannya sangat kurang, kecelakaan kereta seringkali terjadi dan ini harus disikapi dengan serius,” imbuh Puan.

BACA JUGA:MPMRent Permudah Mobilitas Ajang Putri Indonesia 2026 Lewat Kendaraan Listrik, Dukung Green Mobility

Puan memandang, kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur itu tidak hanya menghadirkan duka karena jatuhnya korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga menempatkan kembali keselamatan transportasi publik sebagai ukuran utama kepercayaan masyarakat terhadap layanan harian yang digunakan jutaan orang. 

“Dalam sistem mobilitas perkotaan seperti Jabodetabek, KAI Commuter Line atau KRL bukan sekadar moda angkut massal, melainkan infrastruktur sosial yang menopang ritme kerja, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat setiap hari,” jelasnya.

“Karena itu, setiap insiden besar tidak hanya berdampak pada korban langsung, tetapi juga berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap rasa aman menggunakan transportasi kereta,” tambah Puan.

BACA JUGA:Profil Taksi Green SM yang Picu Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi Timur, Beroperasi di Indonesia Sejak 2024

Lebih lanjut, Puan menilai kecelakaan antara KRL dan Argo Bromo Anggrek semalam memperlihatkan bahwa jalur padat metropolitan kini bekerja dalam tingkat kompleksitas yang semakin tinggi, mulai dari frekuensi perjalanan meningkat, jenis layanan berbagi lintasan yang sama, dan ruang toleransi terhadap gangguan semakin sempit. 

“Dalam kondisi seperti ini, keselamatan tidak cukup dilihat hanya sebagai kepatuhan prosedur operasional harian, tetapi harus hadir dalam bentuk standarisasi pengamanan yang mampu meyakinkan masyarakat bahwa setiap potensi risiko sudah diantisipasi,” paparnya.

Di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap KRL, Puan pun menekankan pentingnya pembelajaran yang harus diambil pascakejadian. Hal ini terkait dengan tingkat keselamatan penggunaan transportasi kereta.

BACA JUGA:AHY ke Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Singgung Proyek DDT

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
100 Tahun Temani RI, Ini Alasan Frisian Flag Layak Jadi Raja Nutrisi S
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dilantik Prabowo Jadi KSP, Dudung: Saya Buka Laporan 24 Jam dari Masyarakat
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
10 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Teridentifikasi, Ini Daftarnya
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi, 7 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Luka-Luka
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Trump Dilaporkan Geram, Amerika Serikat Tak Puas dengan Proposal Baru Iran
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.