jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyampaikan rasa duka cita mendalam atas insiden tabrakan kereta api di Bekasi Timur pada Senin malam.
Ungkapan duka cita tersebut disampaikan Dudung melalui keterangan resmi di Jakarta pada Selasa (28/4/2026). Ia berharap keluarga yang ditinggalkan dalam musibah tersebut diberikan kekuatan dan ketabahan.
BACA JUGA: Profil Dudung Abdurachman, Kepala Staf Kepresidenan Baru Pengganti Qodari
"Saya mengucapkan belasungkawa kepada kejadian yang terjadi semalam di Bekasi Timur. Kita doakan mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan korban meninggal ditempatkan di sisi Allah SWT," ujar Dudung melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari memastikan bahwa pemerintah telah memberikan atensi penuh terhadap penanganan tragedi ini, bahkan Presiden Prabowo Subianto telah turun langsung untuk menjenguk para korban di RSUD Bekasi, Selasa pagi.
BACA JUGA: Dudung Abdurachman Dilantik jadi Kepala KSP, Rocky Gerung Hadir
Ia berharap agar seluruh korban kecelakaan dapat segera mendapat penanganan medis yang optimal. Ia juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem transportasi untuk mencegah insiden berulang.
"Mudah-mudahan cepat tertangani dengan baik dan peristiwa ini bisa diperbaiki di masa yang akan datang dengan sistem yang lebih baik, agar peristiwa serupa tidak akan terulang," katanya menegaskan.
BACA JUGA: Prabowo Reshuffle Kabinet, Jumhur Hidayat Menteri LH, Dudung Abdurachman Kepala KSP
Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung kondisi korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, menyusul insiden tabrakan antara kereta commuter line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Presiden menyampaikan rasa duka cita mendalam dan menegaskan bahwa pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab kecelakaan.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




