Liputan6.com, Jakarta - VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, jumlah korban kecelakaan kereta di Bekasi mencapai 84 orang yang sudah dilakukan evakuasi, di mana sebagian sudah pulang dari rumah sakit.
"Saat ini untuk korban yang mengalami luka-luka, sebagian juga sudah pulang dari rumah sakit," kata dia di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).
Advertisement
Karina memastikan, terkait asuransi, pihak dari Jasa Rahaja yang akan memberikannya.
"Jadi ada asuransi yang memang wajib di-support oleh Jasa Raharja dan ada asuransi tambahan juga yang diberikan dari KAI dan KAI Commuter," ungkap dia.
Sementara, di tempat yang sama, Kepala Bagian Pelayanan Kantor Wilayah DKI Jakarta, Syaiful memastikan semua korban akan diberikan asuransinya.
"Baik yang luka-luka ataupun meninggal dunia itu akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja," ungkap dia.
Namun, besarannya, angkanya bervariasi. "Untuk baik luka ringan maupun luka berat dengan nilai santunan untuk luka-luka itu maksimal adalah Rp 20 juta, dan untuk meninggal dunia akan diserahkan santunan Rp 50 juta kepada ahli warisnya," jelas dia.
Syaiful menuturkan, pihaknya akan mengupayakan santunan tersebut akan sesegera mungkin disalurkan.
"Kami langsung melakukan pendataan terhadap ahli waris korban untuk segera dilakukan penyerahan santunan meninggal dunia," kata dia.




