JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi akhirnya menangkap empat pelaku begal sadis yang menyerang dua remaja di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Keempat pelaku berinisial H, J, Y, dan F dibekuk di sejumlah lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Tangerang, Banten.
"Iya ada empat orang terduga pelaku (begal ditangkap) dari kejahatan yang dilakukan di TKP Gunung Sahari," ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, dikutip dari Kompas TV, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Begal Bersenjata Tajam Rampas Motor dan HP Dua Remaja di Gunung Sahari
Roby tidak menjelaskan waktu penangkapan keempat begal bersenjata tajam tersebut.
Namun, ia memastikan petugas telah mengamankan keempat pelaku beserta barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan saat beraksi.
"Barang bukti yang diamankan berupa celurit. Itu digunakan saat mereka beraksi," ucap Roby.
Sebelumnya, aksi begal terhadap dua remaja ini terekam video dan menyebar luas di media sosial pada Rabu (15/4/2026).
Dalam rekaman itu, dua remaja pria tampak berboncengan sepeda motor di jalan yang sepi pada malam hari di kawasan Gunung Sahari.
Baca juga: Ini Lokasi dan Jam Rawan Begal-Curanmor di Kota Bogor
Tiba-tiba, empat pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor datang dari arah belakang dan langsung mendekati korban.
Salah satu pelaku memukul bagian depan samping kemudi motor korban hingga membuat mereka panik dan memperlambat laju kendaraan.
Salah satu pelaku kemudian turun sambil membawa celurit dan mengaitkannya ke bagian depan motor korban.
Pelaku memaksa kedua remaja turun dari kendaraan, lalu menguasai sepeda motor tersebut.
Di saat bersamaan, satu korban lainnya yang berada di trotoar didatangi dua pelaku lain yang juga membawa celurit.
Mereka mengancam korban agar menyerahkan telepon genggam yang dibawanya. Tanpa perlawanan, korban menyerahkan barang tersebut.
Baca juga: Pura-pura Tanya Alamat, Begal di Cengkareng Jakbar Lukai Sopir Truk dengan Celurit
Setelah berhasil merampas motor dan ponsel, keempat pelaku langsung melarikan diri, meninggalkan kedua korban di lokasi yang sepi.
Roby sebelumnya menyebut korban telah membuat laporan polisi dan pihaknya langsung melakukan penyelidikan.
Ia juga mengungkapkan kemungkinan adanya keterkaitan dengan kasus begal lain, termasuk yang menimpa petugas pemadam kebakaran pada awal April 2026, karena memiliki pola serupa.
“Korban sudah membuat laporan dan kita juga sedang mengidentifikasi. Kami masih cari bukti-buktinya,” kata Roby.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




