11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Harumnya Nama Nur Ainia Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Redaksi Kompas TV kehilangan sosok Nur Ainia Eka Rahmadhyna, yang menjadi salah satu korban meninggal dunia kecelakaan kereta di Bekasi. 

Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugroho menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Nur Ainia Eka Rahmadhyna dalam kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.

Diketahui, Nur Ainia Eka Rahmadhyna merupakan Production Support Department di Kompas TV dan telah bergabung sejak November 2015

BACA JUGA:Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bikin Jadwal KA Kacau, Penumpang Bisa Refund Tiket Hingga 7 Hari

"Kami keluarga besar Kompas TV dan redaksi Kompas TV mengalami kehilangan yang luar biasa atas kepergian rekan kami, rekan kerja, sahabat, saudara kami yang bernama Nur Ainia Eka Rahmadhyna yang menjadi korban dalam musibah kecelakaan Commuter Line tanggal 27 April malam," katanya kepada wartawan, Selasa, 28 April 2026.

Yogi mengatakan, Ainia telah mengabdikan diri selama hampir 11 tahun dan memegang peran penting dalam setiap siaran langsung di studio. 

Ia menyebut, berdasarkan catatan absensi, Ainia meninggalkan kantor pada pukul 19.31 WIB menuju rumahnya di Tambun, Bekasi.

BACA JUGA:KAI Batalkan 6 Perjalanan dari Gambir Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi, 457 Penumpang Terdampak

"Almarhumah tercatat meninggalkan kantor menurut catatan mesin absensi itu hari Senin tanggal 27 April pukul 19.31 WIB, tujuannya ke rumah almarhumah di Tambun," jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi almarhumah selama bekerja, yang dinilai tanpa catatan buruk serta dikenal memiliki relasi yang luas.

BACA JUGA:Nama-Nama 10 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi, Lengkap dengan Usia dan Alamat

"Sekali lagi atas nama keluarga besar Kompas Gramedia, Kompas TV, dan redaksi Kompas TV kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, kehilangan yang sedalam-dalamnya," ujarnya.

"Semoga almarhumah dilapangkan kuburnya, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Dan satu apresiasi terima kasih kepada keluarga besar Nur Ainia atas dedikasi, atas sumbangsih 11 tahun untuk Kompas TV. Catatan yang luar biasa, tidak pernah ada catatan buruk atas kinerja beliau. Almarhumah juga dikenal luas pergaulannya, dikenal banyak kawannya," sambungnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peneliti Undip–Australia Kembangkan Teknologi Desalinasi Tenaga Surya di Jepara
• 29 menit lalukatadata.co.id
thumb
Singgung Kursi Pijat dan Mobil Dinas, Wamendagri Minta Kepala Daerah Setop Pengadaan tak Masuk Akal
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
3 Korban Masih Terjepit, Kabasarnas Instruksikan Evakuasi Tanpa Menggeser Gerbong KRL
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Krisis fasilitas, survei sebut 51 persen sekolah di Inggris tak layak
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Perundingan Gagal, Trump Diteror dan Hormuz Memanas
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.