Anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna—mereka membutuhkan Ibu yang benar-benar hadir. Namun, survei global menunjukkan 1 dari 4 anak usia sekolah (28%) merasa orang tuanya ada, tapi tidak sepenuhnya hadir saat di rumah. Di tengah padatnya peran dan aktivitas, banyak Ibu terjebak antara keinginan untuk selalu ada bagi anak, sementara kelelahan kerap menguras kehadiran emosional. Padahal, studi dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry menunjukkan bahwa kualitas interaksi orang tua dan anak memiliki dampak lebih besar terhadap perkembangan emosional dibandingkan lamanya waktu bersama. Bahkan, penelitian lain dalam Developmental Psychology menemukan bahwa interaksi singkat namun penuh perhatian, sekitar 15–30 menit, mampu meningkatkan rasa aman (secure attachment) pada anak sekaligus menurunkan tingkat stres pada orang tua.
Melihat realita ini, Loluna, brand perawatan bayi dengan teknologi 5x Ceramide, mengangkat insight sederhana: bonding berkualitas tidak harus hadir dari aktivitas besar, tetapi justru dari momen keseharian yang dekat dengan Ibu dan anak. Sejalan dengan itu, dalam acara grand launching di Alfamidi Super Botanica, Loluna menghadirkan akhir pekan seru bersama keluarga. Dalam momen tersebut, Loluna juga menggandeng Afifah Yusuf dan Bunda Hetty Koes Endang untuk menunjukkan bahwa aktivitas sesederhana belanja pun bisa menjadi ruang bonding yang bermakna.
Dalam diskusi tersebut, Afifah Yusuf menyoroti pentingnya menghadirkan waktu berkualitas tanpa distraksi. Ia berbagi bahwa interaksi singkat selama 30 menit tanpa gadget justru dapat memberikan dampak besar bagi kedekatan emosional. “Cukup 30 menit, tanpa HP. Ikuti permainan anak, dan rasakan perbedaannya,” ujarnya. Pendekatan ini juga diperkuat oleh psikolog keluarga, Mutiara Maharini, M.Psi., Psikolog, yang menjelaskan bahwa interaksi fokus tanpa gangguan terbukti membantu menurunkan stres sekaligus membangun rasa aman pada anak.
Selain itu, Afifah juga membagikan cara sederhana untuk mengubah rutinitas menjadi momen bonding yang menyenangkan, salah satunya dengan menjadikan aktivitas belanja sebagai “misi rahasia” bagi anak. “Aku suka kasih challenge seperti mencari produk Loluna di rak. Mereka excited dan terburu-buru untuk mencari, dan bonding-nya jadi terasa banget,” ceritanya. “Aku melihat mereka aktif begitu jadi senang sendiri, secara tidak sadar itu juga memiliki dampak emosi positif untuk Afi sebagai ibu, dan aku sebagai oma-nya,” tambah Bunda Hetty. Aktivitas ini tidak hanya membuat anak lebih terlibat, tetapi juga melatih eksplorasi, rasa percaya diri, dan kemandirian sejak dini.
Sementara itu, Bunda Hetty Koes Endang mengingatkan bahwa peran Ibu tidak harus dijalani sendirian. Ia menekankan pentingnya dukungan dari keluarga sebagai bagian dari proses pengasuhan yang sehat. Hal ini sejalan dengan penjelasan Mutiara Maharini yang menyebutkan bahwa dukungan emosional dari lingkungan sekitar dapat membantu meningkatkan kapasitas Ibu untuk hadir secara utuh bagi anak dalam jangka panjang.
Pada akhirnya, bonding bukan tentang momen besar, melainkan tentang kehadiran dalam hal-hal kecil. Bahkan aktivitas sederhana seperti bermain bersama atau berbelanja kebutuhan sehari-hari dapat menjadi kenangan yang membekas ketika dijalani dengan penuh perhatian—sebuah semangat yang juga dihadirkan Loluna. Kini hadir dalam ukuran praktis dengan harga mulai dari 20 ribuan di lebih dari 2.000 gerai Alfamidi di seluruh Indonesia, Loluna membuat perlindungan kulit bayi premium lebih mudah dijangkau, dan telah dipercaya oleh lebih dari 3 juta Ibu di Indonesia sebagai No.1 lotion di e-commerce.





