Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melakukan ziarah ke makam kakeknya, Margono Djojohadikusumo di sela-sela kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Makam kakek Prabowo berada di Kompleks Makam Dawuhan, Banyumas.
Prabowo berdoa di samping makam kakeknya. Presiden Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Prabowo juga menabur bunga di atas makam kakeknya.
Advertisement
"Ziarah ke makam Eyang Kakung, R.M. Margono Djojohadikusumo, dan Eyang Putri, R.A. Siti Katoemi Djojohadikusumo, di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah," kata Prabowo melalui akun Instagramnya @prabowo, Selasa (28/4/2026).
Prabowo mengatakan tempat tersebut menyimpan jejak sejarah keluarga, pengabdian, dan perjuangan para leluhur Banyumas. Selain kakek Prabowo, Kompleks Makam Dawuhan juga menjadi tempat peristirahatan sejumlah tokoh dan bangsawan Banyumas.
"Antara lain Tumenggung Yudhanegara II, Tumenggung Dipayuda, Nyai Ajeng Kemasan, serta Raden Ayu Tumenggung Kartanegara II," ujar Prabowo
Kedatangan Prabowo disambut hangat warga setempat yang telah menuggu. Warga berjejer rapi di sepanjang area makam.
Dengan senyum hangat, Prabowo menghampiri dan menyempatkan diri menyapa warga. Dia menyalami warga satu per satu serta menerima doa dan dukungan dari masyarakat. Suasana penuh keakraban dan haru terasa meski di bawah rintik hujan sore Banyumas.
"Pak Prabowo, salim, Pak. Sehat selalu, Pak!" ucap para warga antusias.
Margono Djojohadikusumo dikenal sebagai tokoh penting bangsa. Almarhum adalah salah satu pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) serta sosok yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi nasional.
Kehadiran Prabowo untuk berziarah menjadi bentuk penghormatan kepada keluarga sekaligus penghargaan terhadap jasa para pendahulu bangsa.
Untuk diketahui, dalam kunjungannya ke Banyumas, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE). Prabowo mengecek langsung bagaimana proses pengelolaan sampah yang dilakukan TPST BLE Banyumas.
Dia mengaku terkesan melihat sistem pengolahan sampah yang ada di TPST BLE Banyumas. Dia mengatakan proses pengolahan sampah sangat efektif, meskipun tak menggunakan teknologi canggih.
"Ini suatu terobosoan inisiatif yang sangat baik kita lakukan istilahnya pengolahan sampah dengan menggunakan teknologi yang tidak terlalu canggih tapi efektif," kata Prabowo usai meninjau langsung TPST BLE di Desa Kaliori, Banyumas, Selasa (28/4/2026).
"Sebagian besar produk lokal, dalam suatu rangkaian sistem dari rumah tangga sampai ke kabupaten jadi ini sangat efektif," sambungnya.
Menurut Kepala Negara, transformasi pengolahan sampah di TPST BLE Banyumas dicontoh oleh sejumlah provinsi dan kabupaten. Bahkan, kata Prabowo, ada negara lain yang datang ke TPST BLE Banyumas untuk melihat langsung proses pengolahan sampah.
"Jadi saya dapat laporan dari Gubernur di Jateng sudah banyak kabupaten yang sudah ikut, ada 13 ya," tutur Prabowo.
Prabowo berkomitmen mendorong transformasi sistem pengolahan sampah modern di semua provinsi. Prabowo berjanji akan memberikan bantuan langsung untuk mengembangkan sistem pengolahan sampah.
"Jadi ini dari pemerintah pusat akan mendorong dan saya akan turunkan bantuan langsung untuk kita kembangkan perbaiki kembangkan agar lebih efektif, janji bupati akhir 2028 zero sampah," jelas Prabowo.




