JAKARTA, DISWAY.ID - Kendaraan listrik Taxi Green SM berjanji akan transparan dalam proses investigasi kecelakaan kereta di Bekasi antara kereta jarak jauh Argo Bromo, yang menabrak KRL Commuterline di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam.
Dalam keterangan resminya, Green SM turut menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban.
BACA JUGA:Foto-Foto Penyerahan Jenazah Nur Ainia Kru Kompas TV Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
"Kami menaruh perhatian atas insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman," tulis Green SM dalam unggahannya di Instagram resmi Green SM.
Dalam pernyataannya, Green SM juga menuturkan bahwa keselamatan serta transparansi akan tetap menjadi prioritas utama perusahaan.
"Kami berkomitmen untuk menjaga standar operasional yang ketat guna mendukung keselamatan pengemudi, penumpang, dan masyarakat, serta menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," tutur Green SM.
BACA JUGA:11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Harumnya Nama Nur Ainia Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Masih Dalam Proses InvestigasiDalam unggahan yang sama, Green SM juga mengungkapkan bahwa insiden tersebut masih dalam proses investigasi, dan masih belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak berwenang.
Dalam memastikan jalannya investigasi, Green SM juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait, dengan menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung.
BACA JUGA:5 Jam Nunggu Kereta, Penumpang dari Pasar Senen Nyerah Akhirnya Refund Tiket
"Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi," tegas Green SM.
Sebelumnya, perusahaan Taxi Green SM turut menjadi sorotan publik usai diduga menjadi penyebab terjadinya tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur.
BACA JUGA:Usai Tragedi Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur, Rieke Diah Pitaloka Minta KPPU Usut Green SM Soal Tarif
Pasalnya, salah satu unit Taxi miliknya diduga mengalami mogok atau berhenti secara mendadak di dekat perlintasan stasiun, yang menyebabkan terjadinya tabrakan antara rangkaian KRL dengan Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek.
Terkini, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang dikabarkan telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.





