Larangan Angkutan Batu Bara di Sumsel Berbuntut Panjang, Ini Titik Krusialnya Menurut Pakar

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kebijakan Gubernur Sumatera Selatan yang mengeluarkan instruksi pelarangan angkutan batu bara melintas di jalan raya mendapat sorotan.

Pengamat hukum Universitas Jenderal Achmad Yani Dr Muhammad Zaki Mubarak mengkritisi kebijakan tersebut tidak hanya problematik secara hukum, tetapi juga berpotensi merugikan kepentingan nasional, khususnya dalam sektor energi.

Baca Juga
  • Adegan Penyergapan Drone Hizbullah Mengguncang Israel, Publik Terus Meragukan Kemampuan Militer
  • Penasihat Jerman: Iran Lebih Kuat dari Dugaan Semua Orang, Sedangkan AS Menuju Jurang Kehinaan
  • Bagaimana Bisa Jet Tempur Jadul F 5 Iran Porak-porandakan 100 Sasaran AS di 11 Negara?

Zaki menegaskan alam perspektif hukum positif, pengaturan lalu lintas dan angkutan jalan telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam regulasi tersebut, pembatasan kendaraan berbasis tonase menjadi parameter utama.

“Sepanjang kendaraan angkutan batu bara memenuhi ketentuan teknis, termasuk tidak melebihi batas tonase yang diatur, maka tidak dapat serta-merta dilarang melintas di jalan umum. Instruksi gubernur yang bersifat pelarangan total berpotensi bertentangan dengan norma dalam UU Lalu Lintas,” ujar Zaki.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Lebih lanjut, dia menilai bahwa kebijakan tersebut juga beririsan dengan sektor strategis nasional yang diatur dalam Undang-Undang Minerba. Batu bara merupakan komoditas vital yang menopang kebutuhan energi nasional, termasuk untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Dalam konteks ini, kata dia, distribusi batu bara bukan sekadar urusan daerah, melainkan bagian dari kepentingan nasional. Pemerintah pusat, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, tengah mendorong penguatan ketahanan energi dan peningkatan produksi listrik.

“Kebijakan daerah yang menghambat distribusi batu bara berpotensi bertabrakan dengan arah kebijakan nasional,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan bahwa kebijakan yang tidak sinkron antara pemerintah daerah dan pusat dapat menimbulkan dampak serius bagi masyarakat luas. Salah satu risiko nyata adalah terganggunya pasokan batu bara ke sejumlah PLTU, yang pada akhirnya dapat berdampak pada ketersediaan listrik di berbagai wilayah.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dipandu King Nassar dan Andhika Pratana, “Healing Jalur King Nassar” Tayang Mulai 4 Mei di RCTI
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kabar Gembira! Vitamin D Ternyata Bisa Lipat Gandakan Kesuksesan Kemoterapi Kanker Payudara
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Pernah Berhubungan Seks dengan 101 Pria dalam Sehari, Wanita Ini Bersyukur Masih Ada Laki-Laki yang Mencintainya dan Kini Punya Pacar Baru
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Puncak Musim Kemarau di Temanggung pada Agustus 2026
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gelar Undian Debit FC Barcelona, BRI (BBRI) Raup Tabungan Rp1,29 T
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.