Demi Wisuda Anak, Penumpang KA yang Luntang Lantung di Stasiun Beralih Naik Travel

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang penumpang kereta api (KA) antarkota di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, terpaksa mencari alternatif transportasi lain setelah kereta yang ditunggu tak kunjung berangkat.

Penumpang bernama Ainun (52) itu harus menghadiri wisuda anaknya di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Rabu (29/4/2026) pagi.

"Ini mau oper naik travel lagi, mau oper travel. Gimana lagi? Sudah enggak jadi, sudah kita dua malam di Jakarta nginap pula," ujar Ainun saat ditemui Kompas.com di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat,Selasa (28/4/2026).

Baca juga: KRL Diperkirakan Baru Bisa Melintas ke Stasiun Cikarang Rabu Siang

Ia mengaku sudah berada di Stasiun Pasar Senen sejak pukul 10.00 WIB dan dijadwalkan berangkat menuju Semarang sekitar pukul 13.30 WIB.

Namun, hingga malam hari, belum ada kepastian keberangkatan. Hal itu membuat dirinya terpaksa memilih refund dan opsi transportasi lain menuju Semarang.

“Sampai sekarang ditunda terus, enggak jelas sampai berapa jam,” kata dia.

Bagi Ainun, perjalanannya ke Semarang kali ini sangat penting.

Ia dan keluarganya bahkan telah berada di Jakarta selama dua hari sebelum keberangkatan.

Namun, ketidakpastian jadwal kereta membuat rencana tersebut terancam gagal.

“Kalau dibatalkan besok, percuma saja. Acaranya besok pagi,” imbuh dia.

Baca juga: Dahsyatnya Tabrakan Kereta di Bekasi: Tubuh Korban Terpental, Kepala di Bawah, Kaki di Atas

Karena tidak ingin kehilangan momen penting tersebut, Ainun akhirnya memutuskan mencari moda transportasi lain, yakni travel.

Sementara itu, suami Ainun, Taufik (55), juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya informasi dari pihak operator kereta api.

Menurut dia, penumpang seharusnya mendapatkan kepastian sejak awal, baik terkait keterlambatan maupun pembatalan.

“Menunggu enggak jadi masalah, tapi harus ada kepastian. Ini enggak jelas, diacak-acak jadwalnya. Harusnya kalau dibatalkan, ya dibatalkan saja dari awal, jadi kita bisa cari alternatif,” ucap dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Informasi yang jelas sangat penting agar penumpang bisa segera mengambil keputusan, terutama untuk perjalanan dengan kepentingan mendesak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perdamaian Runtuh, 2 Negara Muslim Ini Perang Lagi-Korban Berjatuhan
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kejari Surabaya Tangkap Pegawai Bank Terkait Kasus Kredit Fiktif Rp 2,9 M
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
KAI Tanggung Biaya Pengobatan-Pemakaman Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Puluhan Perempuan di Tegal dan Karawang Dilatih dan Diberi Bantuan Modal Usaha
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Antara Penegakan Kepatuhan dan Tantangan Kepercayaan
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.