KA Argo Bromo Tubruk KRL, Puan Suarakan Perbaikan Keamanan Jalur Kereta Api

jpnn.com
20 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah meningkatkan unsur keselamatan pada transportasi kereta api, menyikapi insiden di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) kemarin.

"Sistem dan keamanan pada jalur kereta api harus diperbaiki,” kata Puan dalam keterangan persnya, Selasa (28/4).

BACA JUGA: Diduga Ini Pemicu KA Argo Bromo Anggrek Menabrak KRL, Detik-detik Mengerikan

Diketahui, kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4) malam, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

Insiden itu diduga bermula dari kasus taksi listrik ditabrak KRL di daerah Bulak Kapal setelah melewati perlintasan sebidang.

BACA JUGA: Belajar dari Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, Menhub Dudy: Proyek DDT Makin Urgen!

Kondisi tabrakan di Bulak Kapal menyebabkan perjalanan KRL atau commuter line dari Jakarta menuju Cikarang terganggu dan rangkaian berhenti di jalur. 

Tak berselang jauh, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang menabrak KRL yang tengah berhenti.

BACA JUGA: Imbas Insiden di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Kereta Api Dibatalkan

Puan menyebut peningkatan keselamatan pada transportasi kereta juga meliputi perlintasan rel, karena masih banyak yang belum memadai.

"Ya, karena keamanannya sangat kurang, kecelakaan kereta seringkali terjadi dan ini harus disikapi dengan serius,” ujar cucu Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno itu.

Puan mengatakan kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur tidak hanya menghadirkan duka, melainkan juga menempatkan kembali keselamatan transportasi publik sebagai ukuran utama kepercayaan masyarakat.

"Dalam sistem mobilitas perkotaan seperti Jabodetabek, KAI Commuter Line atau KRL bukan sekadar moda angkut massal, melainkan infrastruktur sosial yang menopang ritme kerja, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat setiap hari," ujar dia.

Puan mengatakan setiap insiden besar di sektor perkeretaapian bakal berdampak negatif ke transportasi tersebut.

"Berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap rasa aman menggunakan transportasi kereta,” ujar putri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri itu.

Puan melanjutkan kecelakaan antara KRL dan Argo Bromo Anggrek pada Senin malam memperlihatkan bahwa jalur padat metropolitan kini bekerja dalam tingkat kompleksitas yang makin tinggi.

Mulai dari frekuensi perjalanan meningkat, jenis layanan berbagi lintasan yang sama, dan ruang toleransi terhadap gangguan semakin sempit. 

“Dalam kondisi seperti ini, keselamatan tidak cukup dilihat hanya sebagai kepatuhan prosedur operasional harian, tetapi harus hadir dalam bentuk standarisasi pengamanan yang mampu meyakinkan masyarakat bahwa setiap potensi risiko sudah diantisipasi,” kata dia.

Puan mendorong agar investigasi atas kecelakaan tersebut harus menghasilkan pembelajaran struktural yang jelas.

"Hasil terpenting dari evaluasi ini adalah memastikan masyarakat melihat bahwa menggunakan KRL tetap menjadi pilihan transportasi yang aman, rasional, dan didukung oleh sistem keselamatan yang terus diperkuat," kata dia. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puan Maharani Ajak Media Massa Mengawal Agenda Transformasi DPR


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KRL Relasi Cikarang Bisa Dibuka Siang Ini Jika Dapat Lampu Hijau dari KNKT
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Kanselir Jerman: AS Sedang Dipermalukan Rezim Iran
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Gila! Paris Saint-Germain Vs Bayern Munich Berakhir Penuh Drama di Semifinal Liga Champions
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG: Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ekonomi Kurban dan Dam: Memperkuat Ketahanan Pangan
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.