HP Bakal Berubah Total, Raksasa AS Siapkan Gebrakan Baru

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sam Altman, CEO OpenAI, menghadiri Konferensi Media dan Teknologi tahunan Allen and Co. Sun Valley di Sun Valley Resort di Sun Valley, Idaho, Selasa (8/7/2025). (David Grogan | CNBC)

Jakarta, CNBC Indonesia - OpenAI dikabarkan menggandeng Qualcomm dan MediaTek untuk mengembangkan prosesor khusus smartphone berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kabar tersebut langsung mengguncang pasar. Saham Qualcomm melonjak 13% pada perdagangan prapasar setelah analis TF International Securities Ming-Chi Kuo mengungkap rencana tersebut.


Menurut Kuo, Qualcomm dan MediaTek akan menjadi mitra pengembangan bersama untuk ponsel AI yang tengah disiapkan oleh pembuat ChatGPT. Ia menyebut produksi massal perangkat itu berpotensi dimulai pada 2028.

Tak hanya itu, perusahaan China Luxshare disebut menjadi mitra eksklusif desain sistem sekaligus manufaktur perangkat tersebut.

Luxshare sendiri dikenal sebagai salah satu pemasok Apple, dan Kuo menilai keterlibatan perusahaan ini memperkuat sinyal proyek perangkat AI OpenAI semakin serius. Meski demikian, perusahaan-perusahaan terkait belum memberikan komentar resmi atas laporan tersebut.

Mengutip Reuters, OpenAI memang sudah lama ingin menghadirkan perangkat AI untuk konsumen. Pada Mei tahun lalu, perusahaan ini mengakuisisi startup io Products milik mantan desainer Apple Jony Ive senilai US$6,5 miliar. Langkah itu sekaligus menunjuk Ive untuk memimpin pengembangan perangkat baru tersebut.

Pilihan Redaksi
  • Survei Ungkap Siapa yang Lebih Setia, Pemilik iPhone atau HP Android
  • Friendster Sudah Bisa Didownload di iPhone, Sentuh HP Tambah Teman

Namun perangkat yang disiapkan itu belum tentu berbentuk ponsel tradisional. CEO OpenAI Sam Altman bahkan menyebutnya sebagai kategori baru.

Ia mengatakan kepada karyawan bahwa perangkat tersebut akan menjadi "perangkat inti ketiga" selain ponsel dan laptop, menurut laporan Wall Street Journal tahun lalu.

Jika OpenAI benar-benar meluncurkan smartphone, persaingan akan memanas. Perusahaan itu akan langsung berhadapan dengan Apple dan Samsung yang saat ini menguasai sekitar 40% pasar global ponsel pintar.

Langkah ini juga memperkuat indikasi bahwa smartphone masih akan menjadi pusat kehidupan digital di era AI. Apalagi Reuters sebelumnya melaporkan Amazon juga sedang menyiapkan dorongan baru untuk kembali masuk ke pasar ponsel.

Sementara itu, saham Apple justru turun 1,7% di tengah kabar tersebut. Perusahaan produsen iPhone itu juga baru menunjuk kepala perangkat keras lama John Ternus sebagai CEO pekan lalu, sebuah sinyal bahwa perangkat fisik tetap menjadi fokus utama sembari Apple mengejar pengembangan AI.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Jurus Pengembangan Pusat Data AI Jadi "Energi" Ekonomi Digital

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kumham Imipas dan BPJS Kesehatan bahas harmonisasi regulasi JKN
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
‎John Herdman Ubah Cara Seleksi, TC Singkat Jadi Penentu Nasib Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 ‎
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Mengapa Gerbong KRL Khusus Perempuan Ada di Belakang?
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Perang Iran Dorong Peralihan ke Energi Bersih, Cina Jadi Pemenangnya
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mendukbangga: Trauma healing disiapkan untuk korban tabrakan kereta
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.