Darurat Sampah dan Stabilitas Ekonomi di Kota Bandung Jadi Sorotan

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- DPD PKS Kota Bandung menyoroti dua permasalahan krusial yang masih terjadi di Kota Bandung yaitu masalah krisis atau darurat sampah dan stabilitas ekonomi. Mereka mengungkapkan diperlukan nilai-nilai keagamaan dalam proses pembangunan di Kota Bandung.

Ketua DPD PKS Kota Bandung Agus Andi Setyawan menekankan nilai-nilai keagamaan dalam proses pembangunan di Kota Bandung. Ia mengibaratkan semangat pembangunan seperti kebahagiaan dalam berpuasa.

Baca Juga
  • Sampah Masih Menumpuk di TPS, Wali Kota Bandung:  Kuota Dikurangi, Antrean Panjang
  • Sampah Menggunung di Bandung, Picu Bau Menyengat, Air Lindi Hingga Macet
  • Tumpukan Sampah Berserakan di Babakan Ciparay Bandung
“Selain dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa, kami ingin menghadirkan kebahagiaan ketiga, yaitu kebahagiaan dalam kehidupan bermasyarakat melalui kebersamaan dan pembangunan Kota Bandung,” ucap dia belum lama ini saat FGD bersama Wali Kota Bandung M Farhan sekaligus milad PKS ke 24.

Ia melanjutkan ketahanan pangan dan lingkungan serta ekonomi perlu diperkuat melalui pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi pemberdayaan keluarga. Pihaknya menegaskan berkomitmen untuk tetap mendukung Pemerintah Kota Bandung dengan pendekatan kolaboratif.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Namun, kritik konstruktif tetap akan disampaikan sebagai bagian dari fungsi pengawasan. “Tujuannya jelas, untuk perbaikan dan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang kuat dan berbasis data,” kata dia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OpenAI Bantah Kabar Gagal Capai Target Penjualan
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Pefindo: Pinjaman UMKM BIsa Dimaksimalkan Jika Penilaian Kredit Tak Hanya SLIK OJK
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Loyalitas ke Prabowo Disebut Jadi Salah Satu Faktor Kunci di Munas BPP HIPMI
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Dirut KAI: Siang Nanti Layanan KRL Cikarang Line Dibuka Kembali
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Arahan Gus Ipul ke Ribuan Pendamping PKH: Kerja Berdampak Nyata
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.