Warga Muhammadiyah Diminta Sembelih Dam di Tanah Air, Ini Penjelasannya

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Ketua Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustaz Muhammad Ziyad mengimbau seluruh warga Muhammadiyah yang sedang berhaji untuk melaksanakan penyembelihan hewan dam di Tanah Air. Hal ini merujuk pada putusan Majelis Tarjih dan Tajdid yang menyatakan, pengalihan lokasi penyembelihan dam dari Tanah Suci ke dalam negeri adalah sah dan lebih membawa kemaslahatan bagi umat.

Ustaz Ziyad mengatakan, LPHU PP Muhammadiyah bertugas untuk menyosialisasikan apa yang telah diputuskan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, termasuk penyembelihan hewan dam yang dapat dialihkan dari Tanah Suci ke Tanah Air mengingat Majelis Tarjih sudah berfatwa hukumnya sah.

Baca Juga
  • Warga Kuningan Diteror Ular Sanca, Malam Hari Mangsa Ternak Peliharaan
  • Bentuk Tim Khusus, Kemenhub Periksa Manajemen Taksi Green Hari Ini
  • Inilah Panglima Termuda Dalam Sejarah Islam

"Maka tugas kami adalah mengkoordinasi seluruh jamaah dari warga Muhammadiyah yang ikut bimbingan di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang jumlahnya sekitar 12.500 orang, kita minta untuk melaksanakan putusan tarjih ini, yang kedua (kita minta untuk) mengikuti edaran dari Kementerian Haji dan Umrah tentang pilihan penyembelihan dam di Tanah Suci dan di Tanah Air," kata Ustaz Ziyad kepada Republika usai Diskusi dan Sosialisasi Fatwa Tarjih terkait Penyembelihan Dam di Tanah Air yang digelar LPHU di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Selasa (28/4/2026)

Ia menerangkan, perlu diketahui jamaah Muhammadiyah yang tidak ikut di KBIHU juga banyak, karena di daerah-daerah tempat mereka tinggal belum ada KBIHU-nya. Jumlah yang terkumpul di KBIHU sekitar 12.500 orang. LPHU meminta mereka untuk melaksanakan putusan Majelis Tarjih dan Tajdid terkait penyembelihan dam di dalam negeri.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sejumlah peternak menuntun domba saat karnaval memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Desa Konservasi Gunung Gempol, Jumo, Temanggung, Jawa Tengah, Senin (11/8/2025).. - (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Hasil kajian dari berbagai aspek, ia menambahkan, penyembelihan hewan dam di Tanah Air lebih maslahat sehingga harus didorong. Ustaz Ziyad menerangkan, LPHU, KBIHU Muhammadiyah dan Aisyiyah bekerjasama dengan Lazismu untuk melakukan penyembelihan hewan dam dan pendistribusinya. Sehingga nanti diketahui data berapa jumlah hewan dam yang disembelih di Tanah Air, berapa penerima manfaatnya, dampaknya dan kemaslahatan lainnya. Inilah bagian dari maqashid syariah yang dijelaskan Majelis Tarjih dan Tajdid.

Ia mengatakan, tahun ini penyembelihan hewan dam di Tanah Air belum sepenuhnya ditangani oleh Lazismu pusat, tapi ditangani oleh Lazismu masing-masing daerah. "Tahun depan, penyembelihan dan pendistribusian dam akan tersentralisasi di Lazismu pusat, sehingga dampak baiknya jadi lebih signifikan lagi, di antaranya meningkatkan nutrisi masyarakat Indonesia," ujarnya,

Ustaz Ziyad menambahkan, rencananya daging dam yang dikelola Lazismu Jawa Tengah dan Jawa Timur akan dikalengkan. Sehingga manfaatnya bisa lebih luas lagi untuk orang-orang sangat membutuhkan, dan bisa terdistribusikan dagingnya untuk mencegah stunting dan kekurangan gizi.

Kepada warga Muhammadiyah, ia mengimbau, untuk melaksanakan putusan Majelis Tarjih dan Tajdid terkait penyembelihan hewan dam di Tanah Air."Enggak usah ragu, karena hasil ijtihad para ulama ini menyatakan dam dipotong di Indonesia adalah sah dan itu berbasis pada argumentasi naqliyah, yaitu dalil-dalil yang rajih dan Insya Allah hasil ijtihad itu tidak bisa dibatalkan atau membatalkan dari ijtihad yang lainnya, jadi kedudukannya adalah sama-sama menghormati, Insya Allah semuanya memberikan manfaat dan semuanya punya argumentasi dari sumber agama," jelas Ustaz Ziyad.

Di tempat yang sama, Sekretaris Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) PP Muhammadiyah, Ustaz Marzuki mengatakan, penyembelihan dam di dalam negeri atau di Tanah Air membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia. Daging dam yang didistribusikan dengan baik dan tepat sasaran dapat membantu pemerintah dalam upaya pemerataan gizi secara nasional.

"Dam yang disembelih di Tanah Air dapat membantu upaya pemerataan gizi secara nasional karena disalurkan secara tepat sasaran," ujar Ustaz Marzuki.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bilangnya Efisiensi, Ongkos AI Ternyata Lebih Mahal dari Gaji Pegawai
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemkot Jakut Tangkap 493 Kg Ikan Sapu-sapu untuk Kendalikan Spesies Invasif
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Layak ke Timnas! Ini Statistik Apik Rizky Eka Musim Ini
• 5 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Tersingkir di 16 Besar Usai Dikalahkan Taiwan di Asian Beach Games 2026
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Akhir Sebuah Era: John Stones Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
• 7 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.