JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Dewi Juliani, menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang melibatkan KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Dewi meminta agar pihak-pihak terkait memberikan penjelasan secara transparan soal penyebab serta kronologi kecelakaan tersebut.
"Publik berhak mendapatkan penjelasan yang jelas dan terbuka, mulai dari kronologi hingga faktor penyebab. Ini penting agar langkah evaluasi yang diambil benar-benar menyentuh akar persoalan," kata Dewi dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Baca juga: Daftar 8 Kereta Api yang Batal Berangkat dari Jakarta akibat Kecelakaan di Bekasi Timur
Politikus PDI-P ini menilai tragedi ini menjadi alarm serius bagi penyelenggaraan transportasi publik, khususnya PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Terlebih, KAI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga mengemban mandat pelayanan kepada masyarakat.
"Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga. Kejadian ini harus menjadi peringatan keras bahwa aspek keselamatan tidak boleh ditawar dalam operasional transportasi publik," tuturnya.
Baca juga: Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi: Prabowo Turun Tangan, Soroti Ribuan Pelintasan Tak Aman
Lebih lanjut, ia menekankan soal perlunya perbaikan sistem dan perlindungan maksimal bagi para korban yang terdampak dalam insiden tersebut.
Politikus PDI-P ini mendorong ada evaluasi terhadap standar operasional keselamatan, termasuk sistem pengendalian perjalanan kereta, kesiapan sumber daya manusia, serta mekanisme pengawasan di lapangan.
"Kami di Komisi VI DPR khususnya Fraksi PDI Perjuangan akan menindaklanjuti serius insiden ini agar tidak terulang di kemudian hari," tegas Dewi.
Baca juga: Efek Domino Tabrakan Kereta di Bekasi: Perjalanan KA Terlambat Berjam-jam hingga Dibatalkan
Diketahui, insiden ini menyebabkan sebanyak 15 orang dilaporkan tewas serta puluhan korban luka-luka.
Kecelakaan kereta ini terjadi pada Senin (27/5/2026) malam sekitar pukul 20.52 WIB di KM 28+920, Kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat.
Benturan keras membuat badan KRL Commuter Line masuk ke dalam rangkaian KA Argo Bromo Anggrek.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




