Menhub: Anggaran Proyek DDT Bekasi-Cikarang Akan Dibiayai APBN & PT KAI

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pendanaan proyek jalur double-double track (DDT) Bekasi–Cikarang tidak sepenuhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagian pembiayaan akan melibatkan investasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

“Untuk pembangunan DDT tentunya kami akan menyesuaikan dengan PT KAI. Ada yang menjadi investasi dari PT KAI dan ada juga yang menjadi bagian dari program pemerintah,” ujar Dudy saat konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).

Dudy menjelaskan, ke depan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menyerahkan pengelolaan prasarana perkeretaapian kepada PT KAI, termasuk proyek pembangunan DDT Bekasi–Cikarang.

“Termasuk di antaranya adalah pembangunan DDT tersebut. Jadi ini akan kita sesuaikan lagi yang terbaru bahwa prasarana akan diserahkan kepada PT KAI,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kemenhub memprioritaskan pembangunan jalur double-double track (DDT) pada lintas Bekasi-Cikarang setelah terjadi tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan percepatan proyek DDT itu menjadi bagian dari evaluasi atas insiden kecelakaan yang terjadi.

"Tentu sebagai bagian dari evaluasi kami untuk double-double track itu ya," jelas Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).

Dudy menjelaskan, pengembangan DDT segmen Bekasi-Cikarang juga bakal terintegrasi dengan program elektrifikasi jalur hingga Cikampek. Ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan kereta, khususnya KRL.

"Berkaitan dengan elektrifikasi, itu sudah merupakan bagian daripada evaluasi kami terhadap layanan KAI, khususnya yang KRL," lanjutnya.

Saat ini, jalur DDT yang telah beroperasi baru mencakup segmen Jatinegara-Bekasi. Pada lintasan tersebut, jalur kereta api jarak jauh (KAJJ) dan KRL sudah dipisahkan.

Proyek DDT dirancang menghubungkan Stasiun Manggarai hingga Cikarang. Namun, pembangunan masih berlangsung di segmen Manggarai-Jatinegara, termasuk pengembangan Manggarai Ultimate yang kini kembali dilanjutkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bea Cukai Sulbagsel Amankan 670.600 Batang Rokok Ilegal di Gowa
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
10 Ribu Rupiah Antarkan Pedagang Boboko di Majalengka Naik Haji
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sengit! Ini Daftar 4 Tim Lolos Ke Perempat Final Thomas Cup 2026
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
PPIH Arab Saudi Ingatkan Jamaah Haji Indonesia Atur Ritme Ibadah di Tengah Cuaca Panas Makkah
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Eropa Jatuhkan "Bom" Terbesar ke Rusia, Ini Aksi Balasan Putin
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.