Dirut KAI soal Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah: Kami Tak Bedakan Keselamatan Laki-Perempuan

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin angkat bicara soal usulan Menteri PPPA, Arifah Fauzi agar gerbong khusus wanita dipindahkan ke tengah. 

Bobby menjelaskan, KAI menjamin keselamatan seluruh penumpang. Keselamatan, disebut dia menjadi prioritas utama dan tidak ada kompromi sama sekali.

Baca Juga :
KAI Masih Batalkan Sejumlah Jadwal KA dari Gambir & Pasarsenen Hari Ini, Cek Daftarnya
Delapan Perjalanan Kereta dari Jakarta Hari Ini Dibatalkan Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, Ini Daftarnya

"Seperti yang saya sampaikan tadi, KAI menjamin keselamatan. Bagi kami, keselamatan tidak ada toleransinya sama sekali, tidak ada kompromi," kata Bobby.

Terkait pemindahan gerbong wanita, Bobby lanjut menegaskan bahwa KAI tidak membedakan gender laki-laki maupun perempuan dalam menjamin keselamatan penumpang.

"Tidak ada kompromi sama sekali dan kami tidak membedakan gender laki dan perempuan," jelas dia. 

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi mengusulkan gerbong KRL wanita yang semula berada di ujung agar dipindahkan ke tengah rangkaian. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi di RSUD Bekasi
Photo :
  • Yeni Lestari/VIVA

Hal itu disampaikan Arifah imbas peristiwa tabrakan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. 

"Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah. Jadi yang laki-laki di ujung, yang... iya, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu. Tadi sementara itu," kata Arifah kepada wartawan di RSUD Bekasi, Selasa, 28 April 2026.

Arifah sendiri mengaku telah berkoordinasi dan bertanya langsung ke pihak KAI mengapa gerbong khusus wanita ditaruh di belakang atau depan. Alasannya, kata dia, agar tidak terjadi rebutan.

"Tadi kalau tadi kita ngobrol dengan KAI itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang, supaya tidak terjadi rebutan," jelas dia.

Baca Juga :
Perbaikan Masih Berlangsung, KRL Bekasi–Cikarang Ditarget Normal Siang Ini
Seskab Teddy: Kemenhub Bakal Evaluasi Taksi Green SM Imbas Tabrakan KA di Bekasi Timur
Groundbreaking Elektrifikasi Jalur Kereta Dimulai pada 20 Mei 2026, 3 Rute Jadi Prioritas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi WNA asal Swedia Ditemukan Tewas di Jurang Gianyar, Hilang 3 Hari Usai Pesta Miras
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Tim Thomas Indonesia Tersingkir Dini, Alarm untuk PBSI Menyala Keras
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Presiden Prabowo Targetkan Revitalisasi 288.000 Sekolah Tuntas 2028
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Pasca Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Kemenhub Bongkar Temuan Awal Saat Sidak Pool Taksi Green SM
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Sejarah Chernobyl: Bencana Nuklir Terbesar yang Mengubah Wajah Dunia
• 21 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.