TABLOIDBINTANG.COM - Pakaian peninggalan almarhum Vidi Aldiano dibagikan kepada para ustaz dan santri untuk dimanfaatkan dalam kegiatan ibadah. Keputusan tersebut disampaikan oleh ayah Vidi, Harry Kiss, melalui unggahan Instagramnya.
Harry menjelaskan bahwa ide berbagi pakaian itu berasal dari sang istri, Besbarini, yang ingin barang-barang milik putranya tetap memberi manfaat bagi banyak orang.
Menurut Harry, langkah ini diambil agar peninggalan Vidi tidak hanya menjadi kenangan pribadi keluarga, tetapi juga dapat terus membawa kebaikan. Terlebih, di rumah mereka rutin digelar pengajian hingga tiga kali dalam sepekan, yang kemudian dimanfaatkan sebagai momen untuk menyalurkan pakaian tersebut.
Dalam praktiknya, para ustaz yang hadir dipersilakan melihat langsung koleksi busana milik Vidi dan memilih yang sesuai kebutuhan mereka. Jika cocok, pakaian tersebut dapat langsung dibawa pulang untuk digunakan.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah jas hitam milik Vidi yang kini dikenakan oleh seorang ustaz untuk mendukung ibadahnya. Bahkan, jas tersebut digunakan dalam rangka menjalani program 100 hari salat tahajud.
“Jas hitam Vidi, kini dimanfaatkan untuk 100 hari salat tahajud, selalu bermanfaat untuk melanjutkan kebaikan walau pemiliknya sudah berpulang,” tulis Harry dalam unggahannya.
Seorang ustaz penerima jas tersebut juga membagikan pengalamannya. Ia menyebut pemberian itu sesuai dengan keinginan ibunda Vidi agar pakaian tersebut dipakai oleh pengajar Al-Qur’an.
"Ini saya sedang memakai jas dari almarhum Vidi Aldiano. Nah, ibundanya ingin jas ini dipakai oleh guru Al-Qur'an. Saya mendapatkannya dari perantara saudara saya,” ujarnya.




