Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi (Wamen Ekraf), Irene Umar menegaskan komitmen pemerintah memperluas jangkauan pelaku ekonomi kreatif Indonesia ke pasar global melalui kolaborasi strategis dengan Meta Platforms, Inc.
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus memperkuat perannya sebagai penghubung strategis dalam mendorong karya dan talenta lokal agar semakin dikenal di kancah internasional. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penjajakan kerja sama dengan Meta.
Irene Umar mengatakan, pemerintah ingin ekonomi kreatif tidak hanya berkembang di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar global dengan eksposur yang lebih luas.
"Di dalam negeri, kami ingin ekonomi kreatif semakin dekat dan dipahami masyarakat luas, sementara di tingkat internasional, kami ingin memperluas exposure pejuang ekraf serta event-event kreatif," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 29 April 2026.
Menurut Irene, kolaborasi dengan platform digital seperti Meta menjadi langkah strategis untuk mempercepat promosi karya kreatif Indonesia ke dunia. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai penghubung yang menjembatani kebutuhan industri dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Peran Kementerian Ekraf adalah sebagai matchmaker yang menghubungkan kebutuhan industri dengan berbagai stakeholder, serta menerjemahkan berbagai kepentingan agar bisa berjalan selaras," jelasnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, pada Selasa, 28 April 2026, kedua pihak juga membahas sejumlah potensi kerja sama, mulai dari pertukaran data tren pasar lintas negara hingga pengembangan pelatihan kreator berbasis teknologi seperti gamified learning dan kecerdasan buatan (AI).
Selain itu, penguatan edukasi terkait pedoman komunitas (community guidelines) juga menjadi perhatian agar para pelaku kreatif dapat beraktivitas secara aman dan bertanggung jawab di ruang digital.
Kemudian Irene menilai, tingginya adopsi platform digital di Indonesia menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi yang tepat, para kreator diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pasar.
Sementara itu, pihak Meta menyambut positif peluang kerja sama ini dan berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas kreator Indonesia melalui berbagai praktik terbaik dalam pemanfaatan platform digital.
Melalui sinergi ini, Kementerian Ekraf optimistis ekosistem ekonomi kreatif nasional dapat tumbuh lebih kuat dan mampu bersaing di tingkat global.
Editor: Redaktur TVRINews





