BEKASI, DISWAY.ID - Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hari ini melanjutkan proses investigasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Rabu, 29 April 2026.
Humas KNKT, Anggo mengatakan tim investigasi kembali diterjunkan langsung ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan data dan fakta di lapangan.
BACA JUGA:Prabowo Luncurkan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Senilai Rp116 Triliun, Ini Daftar Lengkapnya
"Update yang saya terima, hari ini masih akan investigasi di lokasi," katanya kepada awak media, Rabu 29 April 2026.
Meski demikian, KNKT belum merinci secara spesifik fokus pemeriksaan hari ini, apakah terkait insiden awal yang melibatkan kendaraan di perlintasan atau tabrakan lanjutan antar kereta.
Disebutkannya, pihaknya masih menunggu informasi teknis lebih lanjut dari tim investigasi yang berada di lapangan.
"Untuk teknisnya saya belum mendapat informasi pastinya," sebutnya.
BACA JUGA:Cegah Kecelakaan Kereta, Pemprov DKI Bangun Flyover di Perlintasan Sebidang Stasiun Grogol
Berdasarkan informasi sementara, KNKT menurunkan sedikitnya tiga personel ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Tidak menutup kemungkinan, Ketua KNKT juga akan kembali meninjau langsung lokasi kecelakaan guna memastikan proses investigasi berjalan optimal.
"Info terakhir ada tiga personel, ada kemungkinan Pak Ketua kembali ke lokasi juga," bebernya.
Investigasi KNKT menjadi kunci dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang terjadi di wilayah Bekasi tersebut.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono meninjau lokasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
BACA JUGA:DPR Minta Dirut KAI Mundur Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Soroti Kegagalan Sistem Keselamatan
AHY mengatakan duka mendalam atas insiden tragis yang terjadi pada malam sebelumnya.
- 1
- 2
- 3
- »





