DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perhubungan Kota Depok menyiapkan pengganti angkutan kota (angkot) AC D10A dengan armada berbasis listrik yang diklaim lebih ramah lingkungan dan bertarif lebih murah.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Depok, Aan Syurahman, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan transportasi publik di Kota Depok.
“Angkot AC D10A yang sebelumnya beroperasi akan kami ganti dengan armada yang lebih baik berbasis listrik atau go green, dengan fasilitas yang tetap nyaman seperti ber-AC,” ujar Aan, Senin (27/4/2026), dikutip dari situs resmi Pemkot Depok.
Menurut dia, penggunaan kendaraan listrik tidak hanya menghadirkan layanan yang lebih modern, tetapi juga berpotensi menekan biaya operasional sehingga tarif bagi penumpang bisa lebih terjangkau.
Langkah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.
Baca juga: Walkot Supian Suri: Tidak Ada Pocong dan Babi Ngepet di Depok, Stop Bully
Trayek Tetap, Layanan Baru DisiapkanDishub memastikan perubahan armada nantinya tidak akan mengubah trayek layanan D10A. Penumpang tetap dapat menggunakan rute yang sama seperti sebelumnya.
Selama ini, trayek D10A melayani rute Terminal Depok–Terminal Jatijajar melalui Jalan Margonda Raya, Jalan Kartini, Grand Depok City (GDC), Alun-alun Depok, Abdul Gani, hingga Cilodong (pulang-pergi).
Adapun tarif angkot AC D10A saat ini sebesar Rp 7.000 untuk penumpang umum dan Rp 3.000 bagi pelajar.
Saat ini, proses persiapan armada pengganti masih berlangsung. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu hingga layanan kembali beroperasi.
“Kami mohon masyarakat dapat bersabar. Pemerintah Kota Depok terus berupaya menghadirkan layanan transportasi umum yang lebih baik, nyaman, ramah lingkungan, dan terjangkau,” kata Aan.
Baca juga: Macet Parah Sawangan Kubro, Pemkot Depok Percepat Pelebaran Jalan
Sebelumnya, beredar informasi bahwa layanan Mikrotrans Depok trayek D10A akan berhenti beroperasi mulai Sabtu, (2/5/2026).
Dishub memastikan penggantian armada ini justru ditujukan untuk meningkatkan layanan, termasuk dengan rencana tarif yang lebih murah seiring penggunaan kendaraan listrik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



