Suhu Jabodetabek Sangat Panas Akhir-akhir ini, BMKG Ungkap 4 Penyebab

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab suhu udara di Jabodetabek yang terasa sangat panas pada beberapa hari terakhir April 2026 ini.

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani mengatakan, sejak pertengahan April 2026, sebagian besar wilayah Jabodetabek cuacanya cerah cenderung terik, terutama pada siang hari.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, suhu tertinggi di wilayah Jabodetabek mencapai 35-36 derajat celsius di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya.

Baca juga: Rano Karno: El Nino “Godzilla” Bisa Picu Suhu Lebih Panas dan DBD di Jakarta

Kondisi suhu panas dan terik pada siang hari tersebut secara umum dipengaruhi oleh beberapa faktor secara tidak langsung.

"Di antaranya posisi semu matahari di periode April ini berada di sekitar lintang khatulistiwa bagian utara," ujar Ida melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (28/4/2026).

"Menandakan intensitas sinar matahari cukup intensif di wilayah Indonesia," lanjut dia.

Kedua, langit yang cenderung bersih tanpa awan dari pagi hingga siang hari membuat panas matahari mencapai permukaan bumi tanpa penghalang.

Ketiga, adanya dominasi angin timuran dari Australia yang bersifat kering turut memicu kurangnya pembentukan awan di wilayah selatan khatulistiwa.

Akibatnya penyinaran permukaan bumi menjadi sangat intensif.

Di sisi lain menurut Ida, kelembapan udara yang masih cukup tinggi di masa transisi dari musim hujan ke kemarau menambah ketidaknyamanan.

Baca juga: Suhu Panas di Jakarta Meningkat, Warga Diminta Lebih Waspadai Risiko Kebakaran

"Karena keringat yang tidak dapat menguap dengan mudah akibat kandungan uap air yang tinggi di wilayah Jabodetabek," tutur dia.

Potensi hujan pada siang-sore hari masih dapat terjadi di Jabodetabek.

Hujan terjadi karena masih dalam masa transisi menuju musim kemarau.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprediksi musim kemarau baru akan dimulai secara resmi pada bulan Mei 2026.

"Masyarakat disarankan untuk menjaga kesehatan tubuh dan kecukupan cairan selama beraktivitas di luar ruangan pada siang hari," tambah Ida.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serangan Israel Tewaskan 5 Orang di Lebanon Saat Gencatan Senjata
• 10 menit laludetik.com
thumb
Dua Eks DPRD OKU Dituntut 5,5 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pokir
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Giwo Rubianto Sampaikan Duka Mendalam dan Soroti Keamanan Gerbong Khusus Wanita
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Persebaya Berpesta, Kalahkan Arema FC Empat Gol Tanpa Balas
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bangun Rumah 2 Lantai Lebih Aman dengan Kombinasi Besi yang Tepat
• 3 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.