NDX AKA mendapat somasi dari promotor festival musik Gelombang Cinta, usai menuliskan imbauan refund kepada para penggemarnya. Imbauan tersebut dituliskan akun resmi NDX AKA dalam salah satu postingan akun Instagram penyelenggara acara.
Kuasa hukum NDX AKA, Denny Ardiansyah, mengungkapkan alasan pihaknya menuliskan imbauan tersebut. Kata Denny, NDX AKA melihat banyak penggemarnya yang sudah membeli tiket dan mem-booking hotel untuk acara tersebut.
"Banyak komentar juga di akun sosial media, baik itu di gelombang cinta maupun di NDX sendiri bahwa fanbase-nya mereka ini sudah beli tiket sudah booking, hotel, waktu itu," ujar Denny dalam keterangannya.
Denny menjelaskan bahwa banyak penggemarnya yang kecewa lantaran NDX AKA tak jadi tampil. Sebab, acara yang harusnya digelar pada tanggal 26 April diundur ke tanggal 7 Mei.
"Mereka (fans) kecewa karena ternyata NDX tidak jadi tampil di tanggal 7," ucapnya.
Oleh karena itu, NDX AKA memutuskan untuk memberikan klarifikasi melalui keterangannya di kolom komentar salah satu postingan penyelenggara. Agar tak menambah kekecewaan penggemar yang ingin melihat penampilan mereka di festival musik itu.
"Jadi maksud dari NDX sendiri ini memberikan klarifikasi bahwa Teman-teman semuanya NDX tidak jadi ikut main di acara GC, bagi yang mau refund silakan hubungi panitia," tuturnya.
NDX AKA menilai hal tersebut bukan lah perkara besar. Apalagi akun dari pihak penyelenggara turut membalas komentar tersebut. "Jadi memang ini sudah direspons juga oleh akun gelombang cinta," kata Denny.
Lebih lanjut, Denny menegaskan bahwa imbauan tersebut merupakan bentu tanggung jawab moral dari NDX AKA kepada para penggemarnya.
"Postingan dari NDX ini adalah murni terkait dengan pertanggungjawaban moral kepada para fans, para penggemar yang memang sudah meluangkan waktunya," ucap Denny.
"Sudah meluangkan materinya untuk membeli tiket, untuk mempersiapkan waktu kedatangan juga, penginapan, keberangkatan, sampai dengan hari H tanggal 26 Maret ternyata mereka batal melihat idolanya untuk tampil," tambahnya.
Permasalahan antara NDX AKA dan promotor Gelombang Cinta, AL-Organizer, bermula saat acara yang dijadwalkan 26 Maret di Pekalongan harus mundur ke 7 Mei. Acara tersebut mundur karena alasan adanya kendala venue.
Pihak NDX AKA mengeklaim sudah ada kesepakatan bahwa perubahan jadwal sepihak oleh EO membuat DP hangus dan meminta EO untuk melakukan booking ulang.
Kendat demikian, pihak EO mengaku sudah menghubungi pihak NDX AKA terkait mundurnya gelaran festival tersebut. Namun mereka tak kunjung mendapat respons.
Pihak promotor juga telah melayangkan somasi hingga melaporkan NDX AKA ke polisi atas dugaan hate speech. Langkah itu dipilih lantaran dampak kerugian dan refund massal yang mencapai Rp 1,7 Miliar.
NDX AKA juga sudah menjawab somasi yang dilayangkan pihak EO. Tak menutup kemungkinan, mereka mengambil upaya hukum jika tak menemukan titik temu.





