Sindir Doktif Cuma Cari Pansos, Kuasa Hukum Richard Lee Protes Proses Pemeriksaan Terhambat

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Agenda pemeriksaan dokter Richard Lee (DRL) terkait kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terhambat. Pihak kuasa hukum Richard Lee melayangkan protes terhadap kehadiran sosok Dokter Amira Farahnaz alias Doktif (Dokter Detektif) di lokasi pemeriksaan.

Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, menyebutkan bahwa kliennya merasa tidak nyaman dengan aksi Doktif yang dianggap terlalu sibuk membuat konten di tengah proses hukum yang berjalan.

Abdul Haji Talaohu menyatakan bahwa hingga siang hari, pemeriksaan terhadap Richard Lee belum juga terlaksana karena situasi yang dianggap tidak kondusif.

"Pemeriksaan hari ini kami masih koordinasi dulu, karena klien kami kan untuk memberikan keterangan harus dalam situasi yang nyaman. Kalau dengan cara-cara Doktif di depan Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) kayak begitu, ya bagi kami itu kan mengganggu ya," kata Abdul Haji Talaohu di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Pihak Richard Lee menyayangkan sikap Doktif yang membawa tim dokumentasi ke markas kepolisian. Menurut Abdul, seharusnya semua pihak menghormati proses hukum tanpa perlu menjadikannya ajang pamer di media sosial.

"Memang tidak ada yang melarang (datang), siapapun datang ke sini itu enggak masalah. Tetapi, ya kalau sudah ditangani oleh kepolisian, berikan kepercayaan kepada kepolisian untuk memeriksa. Kalau dengan datang bikin konten, bikin video, bikin ini, ya kita tahulah ini untuk pansos, untuk konten," tegasnya.

Tak hanya soal kenyamanan pemeriksaan, pihak Richard Lee juga dibuat geram dengan pernyataan Doktif yang menyenggol ranah pribadi, yakni soal keputusan mualaf dr. Richard Lee. Doktif dituding menyebut dr. Richard hanya menggunakan agama untuk menarik simpati publik.

"Kami sudah mempersiapkan langkah hukum untuk tuduhan dia soal mualaf dr. Richard itu. Yang dia menyatakan secara telak bahwa dr. Richard, klien kami, menggunakan agama dia untuk menarik simpati. Itu pernyataan telak," ungkap Abdul.

Menurutnya, masalah keyakinan adalah hak privasi yang dilindungi undang-undang dan tidak pantas diperdebatkan di ruang publik, apalagi dijadikan konten.

"Keyakinan itu adalah wilayah privasi. Bagaimana dia beribadah dengan Tuhannya itu soal ranah privat seseorang. Mualaf itu kan sederhana, dengan mengucapkan kalimat syahadat ya. Itu hanya soal administrasi," tambahnya.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Doktif tiba-tiba menginterupsi wawancara kuasa hukum dengan awak media. Doktif menyindir pernyataan pengacara mengenai kemudahan menjadi mualaf.

 

"Jadi Pak, mualaf itu sederhana ya Bang? Mualaf itu sederhana ya. Tidak wajib salat, tidak wajib puasa. Oke sip, oke betul ya. Makasih," sindir Doktif.

Menanggapi hal itu, Abdul Haji Talaohu memilih untuk tidak meladeni. Ia menegaskan akan menyesuaikan pola permainan pihak lawan.

"Kalau tiap hari dia datang ke sini, ya kami juga akan pasti menyesuaikan pola dan cara kita menyesuaikan dengan cara dia," tandas Abdul Haji Talaohu.

Adapun kasus ini bermula saat Dokter Samira membeli sejumlah produk dari Athena Group, seperti White Tomato, DNA Salmon, hingga Miss V Stem Cell pada akhir 2024. Produk-produk tersebut diduga bermasalah, mulai dari kandungan yang tidak sesuai label hingga masalah sterilitas kemasan yang diduga hasil repacking.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan, Richard Lee pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada 15 Desember 2025.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Parlemen dari Partai Demokrat Ramai-Ramai Minta Trump Tolak Produsen Mobil China Masuk ke Pasar Otomotif AS
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menhub Sebut Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Jadi Pelajaran Penting Bagi KAI dan Pemerintah
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Jarang Bergerak Setelah Makan: Apakah Memengaruhi Proses Pencernaan?
• 9 menit lalukumparan.com
thumb
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Menhub: Ini Pelajaran Penting untuk Evaluasi Menyeluruh
• 8 jam lalumatamata.com
thumb
BMKG: Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.