Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga mengebut penyelesaian pembangunan jalan layang atau flyover di Jalan Prof. Dr. Latumenten, Jakarta Barat. Pembangunan infrastruktur ini sebagai solusi untuk mencegah kembali terjadi insiden kecelakaan di pelintasan sebidang kereta api.
Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris, mengatakan proyek pembangunan flyover di Jalan Prof. Dr. Latumenten sudah dimulai sejak akhir 2025 dan ditargetkan rampung pada tahun ini. Fyover ini akan memisahkan laju kendaraan bermotor dengan kereta api, sehingga dapat meminimalisir kasus kecelakaan.
"Sebagai antisipasi terhadap perlintasan sebidang dengan rel kereta api, Pemprov DKI sedang membangun flyover di Jalan Latumenten Jakarta Barat. Proyek ini sudah dimulai pada akhir 2025 dan akan dituntaskan tahun ini," ujar Afan, Jakarta, Rabu, 29 April 2026.
Baca Juga: Rano Sebut Perlintasan Kereta di Jakarta Harus Dievaluasi
Sejumlah pengendara sepeda motor menunggu untuk menyeberangi jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu di kawasan Roxy, Gambir, Jakarta, Rabu (6/8/2025). ANTARA FOTO/Fauzan
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menjamin Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan pengamanan ekstra di sekitar perlintasan kereta. Pihaknya bakal memastikan ada petugas yang berjaga di setiap pelintasan sebidang.
"Jakarta memang ada beberapa lintasan yang mungkin tidak tertutup (palang pintu), tapi minimal dipastikan ada petugas yang menjaga. Ini menjadi bagian yang harus kita evaluasi selalu" tegas Rano.




