Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Jabal Magnet, Kemlu Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas yang dialami rombongan jemaah haji Indonesia di Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, pada Selasa (28/4/2026).

Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah menyebut kecelakaan tersebut melibatkan bus Jemaah Haji Indonesia (JHI) Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1 saat perjalanan kembali dari kegiatan ziarah dan wisata kota (city tour) di Jabal Magnet.

“Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Jeddah tengah menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami kelompok Jemaah Haji Indonesia (JHI) pada 28 April 2026 di Arab Saudi,” ujar Heni dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Kronologi Bus Jemaah Haji Indonesia Tabrakan di Jabal Magnet: 10 Terluka, 1 Dalam Perawatan

Heni menjelaskan, dalam insiden tabrakan ini, terdapat 10 orang korban luka.

Tujuh di antaranya adalah jemaah dari Kloter JKS-1 asal Jawa Barat.

Mereka mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan dari tim kesehatan.

Sementara itu, tiga korban lainnya berasal dari Kloter SUB-2 asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Menurut Heni, setelah mendapatkan penanganan medis, dua orang dari Kloter SUB-2 ini telah diperbolehkan kembali ke hotel, sedangkan satu jemaah berusia 60 tahun masih menjalani observasi medis di RS Al-Hayyat Quba.

Heni pun memastikan para jemaah yang menjadi korban luka dalam kecelakaan ini telah ditangani dengan baik dan akan terus mendapatkan pendampingan.

Baca juga: Usai Kecelakaan Jabal Magnet, Kemenhaj Ingatkan KBIHU Patuhi Aturan

“Saat ini KJRI Jeddah terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait guna memastikan seluruh jemaah memperoleh penanganan dan pendampingan yang diperlukan,” jelas Heni.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surabaya Asadul Anam mengatakan, dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat sopir bus tidak dapat mengendalikan laju kendaraan saat berpapasan dengan kendaraan lain yang muncul secara tiba-tiba dari sisi jalan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Walhasil, bagian depan bus mengalami ringsek dan kerusakan parah.

Adapun Jabal Magnet merupakan kawasan dengan kontur jalan menanjak yang terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Madinah dan menjadi salah satu destinasi wisata religi bagi para jemaah yang berkunjung ke wilayah tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penumpang KRL Disebut Tak Bakal Beralih Transportasi Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Sambangi Posyandu, Melinda Aksa Beri Semangat Kader dan Pantau Tumbuh Kembang Anak
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Varian Pelumas Premium khusus Motor Kawasaki
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Megawati Berduka atas Tragedi Kereta Bekasi, Dorong Reformasi Total Sistem Keselamatan
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Keren! Mimich Terpilih Jadi Pemeran Utama Drama Musikal Timun Mas In Wonderland
• 13 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.