Pantau - Sebanyak 441 calon haji asal Kabupaten Purwakarta yang tergabung dalam kelompok terbang kloter 12 resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini dari kawasan Tajug Gede Cilodong, Kecamatan Bungursari.
Keberangkatan jamaah tersebut didampingi oleh empat petugas haji dan dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Purwakarta Sri Jaya Midan bersama jajaran forkopimda serta tokoh agama setempat.
Profil Jamaah HajiKepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Purwakarta Syamsi Mufti mengungkapkan bahwa jamaah yang berangkat memiliki rentang usia yang beragam dengan dominasi kelompok lanjut usia.
Ia menyebutkan sekitar 30 persen jamaah merupakan lansia dengan rata-rata usia 65 tahun.
Calon haji termuda tercatat atas nama Siti Khairatul Laila berusia 18 tahun dari Kecamatan Bojong yang berangkat melalui pelimpahan kuota dari ayahnya yang meninggal dunia pada 2023.
Sementara itu, calon haji tertua adalah Uhe berusia 90 tahun dari Kecamatan Cibatu.
Fasilitas Khusus untuk LansiaPemerintah telah menyiapkan berbagai fasilitas khusus untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan jamaah lansia selama menjalankan ibadah haji.
Fasilitas tersebut meliputi pendamping khusus, kursi roda, jalur prioritas, hingga layanan kesehatan terintegrasi.
"Semua layanan ini bertujuan agar jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan manusiawi," katanya.
Selain itu, petugas haji juga disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar serta meminimalisir kendala yang dihadapi jamaah selama di Tanah Suci.



