Jakarta: Pemerintah Kota?? Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) menyatakan kesiapannya mengawal peringatan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2026. Pengawalan dilakukan dengan kerja sama antarinstansi untuk memastikan perayaan berjalan aman dan lancar.
"Menghadapi May Day tahun ini, informasinya titik sentrum tetap di wilayah Jakarta Pusat, otomatis kita harus memiliki kewaspadaan yang lebih," kata Wali Kota Jakarta Pusat Arifin dikutip dari Antara, Rabu, 29 April 2026.
Arifin mengatakan bahwa jajarannya sudah menggelar pertemuan dalam rangka menyatukan misi. Pertemuan ini membahas terkait Jaga Jakarta, mengantisipasi dan mencegah aksi yang tidak diinginkan serta terkait pengamanan May Day 2026.
Baca Juga :
KSPSI Ingin May Day Jadi Momentum Penyampaian Gagasan"Kita di Jakarta Pusat dalam bertugas harus lebih antisipatif, harus punya kemampuan deteksi dini yang lebih valid dan cepat," ungkap Arifin.
Ia menyatakan bahwa sinergi dan kolaborasi harus terus digalakkan. Sehingga keamanan dan ketertiban di Jakpus tetap terjaga dengan kondusif.
Ilustrasi unjuk rasa. Foto: Medcom.id.
Arifin menambahkan bahwa dari informasi yang ada bahwa terdapat tiga lokasi yang akan menjadi titik unjuk rasa, yaitu Bundaran Patung Kuda, Gedung MPR/DPR, dan GBK. Menurut dia, titik tersebut nantinya akan dilakukan pengamanan lebih, bukan hanya untuk para pengunjuk rasa, namun juga pengamanan bagi para pedagang.
"Untuk Sudin Perhubungan perlu menjaga dan merekayasa lalu lintas, maupun terkait parkir kendaraan para pengunjuk rasa," ujar Arifin




