Bank Mandiri Menetapkan Dividen Rp44,47 Triliun dan Buyback Saham hingga Rp1,17 Triliun dalam RUPST 2025

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Bank Mandiri menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 2026.

Dividen dan Kinerja Saham

Dividen per saham ditetapkan sebesar Rp476,95 atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp466,18.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan kebijakan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan kepada pemegang saham.

"Hal ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan nilai optimal bagi negara dan seluruh pemegang saham, tanpa mengurangi kapasitas Bank Mandiri untuk terus tumbuh sebagai institusi keuangan nasional berdaya saing global," ungkapnya.

Dari total dividen tersebut, sebesar Rp9,3 triliun telah dibayarkan sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026.

Sisa dividen akan dibagikan setelah pelaksanaan RUPST.

Harga saham Bank Mandiri saat penutupan RUPST tercatat sebesar Rp4.430 per lembar saham.

Dividend yield perusahaan tercatat sekitar 10,77 persen.

Riduan menambahkan pembagian dividen ini juga mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap fundamental perusahaan.

"Dividen ini sekaligus menjadi wujud tekad kami untuk Melayani Sepenuh Hati, sebagai mitra negara dan bagian dari ekosistem Danantara yang memperkuat kontribusi BUMN bagi masyarakat," kata Riduan.

Buyback dan Perubahan Pengurus

RUPST juga menyetujui program pembelian kembali saham atau buyback hingga Rp1,17 triliun.

Program buyback tersebut akan dilaksanakan dalam jangka waktu maksimal 12 bulan hingga 29 April 2027.

Saham hasil buyback akan dialokasikan untuk program kepemilikan saham bagi karyawan, direksi, dan komisaris sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

Selain itu, RUPST menyepakati perubahan susunan pengurus perusahaan termasuk pengangkatan Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama Independen.

Wakil Komisaris Utama dijabat Rudy Salahuddin Ramto dengan catatan menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan.

Komisaris lainnya terdiri dari Luky Alfirman dan Yuliot, serta komisaris independen Mia Amiati dan Bintoro K. Pardewo.

Jajaran direksi tetap dipimpin oleh Direktur Utama Riduan dengan Wakil Direktur Utama Henry Panjaitan.

Direktur Operations dijabat Timothy Utama yang kembali diangkat dalam posisi tersebut.

Direksi lainnya meliputi Eka Fitria, Danis Subyantoro, Totok Priyambodo, Mochamad Rizaldi, Saptari, Ari Rizaldi, Novita Widya Anggraini, Jan Winston Tambunan, serta Sunarto.

RUPST juga menyetujui pemberhentian Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris Bank Mandiri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Hari Ini Masih Rawan Koreksi, Analis Rekomendasikan Saham GJTL, ELSA, MBMA
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Ini Daftar Jenis Plastik yang Bebas Bea Impor 6 Bulan ke Depan
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perbaiki Kualitas Pendidikan, Prabowo Targetkan Tambah Papan Interaktif Digital ke Sekolah-sekolah
• 10 jam laludisway.id
thumb
Mantan Istri Andre Taulany Dipolisikan Atas Dugaan Penganiayaan Terhadap ART
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.