JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Agama 2014-2019 Lukman Hakim Saifuddin meminta pemerintah lebih mendengar aspirasi masyarakat dan mengedepankan empati dalam merespons kritik.
Lukman menilai masyarakat saat ini semakin kritis, ekspresif, dan memiliki data. Karena itu pejabat publik dituntut bukan hanya piawai berbicara, tetapi juga memahami substansi persoalan.
Sementara itu Kepala Bakom RI Muhammad Qodari membela pidato Presiden Prabowo yang belakangan disorot publik. Menurutnya, pidato Presiden harus dilihat secara utuh, bukan hanya satu penggalan kalimat.
Qodari menilai publik perlu melihat substansi pidato Presiden yang banyak berisi capaian dan agenda pembangunan, termasuk hilirisasi dan pendidikan.
Di sisi lain, Guru Besar Ilmu Komunikasi Politik UIN Jakarta Gun Gun Heryanto menilai komunikasi pemerintah perlu ditata lebih sistematis.
Gun Gun juga mendorong adanya tata kelola komunikasi kelembagaan yang kuat agar pesan pemerintah lebih konsisten dan tidak saling bertabrakan.
Menurutnya, komunikasi publik pemerintah harus dibangun di atas transparansi dan ruang partisipasi masyarakat.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/T6p9C7jEQzE
#prabowo #reshuffle #menteri
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- prabowo
- qodari
- lukman hakim saifuddin
- kritik
- reshuffle




