Atasi Kemiskinan Ekstrem, Kemensos Salurkan Bantuan Rp892,7 Juta bagi 441 Warga Pringsewu

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) senilai Rp892,7 juta kepada 441 warga di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Bantuan ini diberikan guna mengakselerasi pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.

"Mudah-mudahan mereka yang mendapatkan program rintisan nantinya ada kelanjutan melalui program pemberdayaan," kata Tenaga Ahli Menteri Sosial, Alif Kamal dalam keterangan resmi dilansir Antara, Kamis, 30 April 2026.

Baca Juga :

Ruang Fiskal Menyusut Tajam, Bank Dunia Imbau Bantuan Fokus ke Kelompok Rentan
Alif Kamal menjelaskan penerima bantuan ini merupakan warga yang berperekonomian terendah atau berada pada desil 1-5 dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Adapun, rincian penerima bantuan terdiri atas 107 lanjut usia (lansia), 178 penyandang disabilitas, 69 anak-anak, serta 87 orang dari kelompok tuna sosial, korban penyalahgunaan Napza, dan orang dengan HIV (ODHIV).

Dengan jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan klaster masing-masing. Misalnya kelompok anak menerima pemenuhan nutrisi dan alat sekolah, sementara penyandang disabilitas mendapatkan alat bantu aksesibilitas.

Alif menambahkan untuk warga usia produktif, Kementerian Sosial memberikan bantuan modal wirausaha rintisan dengan indeks sekitar Rp2,4 juta, yang nantinya dapat ditingkatkan melalui program pemberdayaan sosial ekonomi dengan nilai hingga Rp5 juta. Ia meminta pemerintah daerah untuk terus melakukan verifikasi dan validasi data penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran.

Ilustrasi kemiskinan. Foto: MI.

Sementara itu, Kepala Sentra Handayani Kementerian Sosial, Hisyam Cholil menegaskan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk melindungi warga negara yang membutuhkan layanan sosial.

Sesuai Peraturan Menteri Sosial Nomor 7 Tahun 2022, program Atensi menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas, dan residensial yang meliputi dukungan pemenuhan hidup layak, terapi fisik dan psikososial, hingga pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan.

"Kami berharap program ini berdampak positif bagi kemandirian masyarakat,” kata Hisyam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tinjau Komcad ASN, Menhan tekankan penguatan jiwa patriotisme
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
6 Poin Penting agar Bansos PKH & BPNT Triwulan II April 2026 Cair
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Menhub Tolak Usulan Pemindahan Gerbong Khusus Wanita di Tengah KRL
• 21 jam lalunarasi.tv
thumb
IHSG Ditutup di Zona Hijau Seiring Aksi Bargain Hunting Pelaku Pasar
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pesan Gita Korban Tabrakan KA di Bekasi Timur ke Ayah: Jemputnya Santai Aja
• 48 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.