jpnn.com, PALEMBANG - Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya peran strategis pemadam kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketenteraman dan perlindungan masyarakat.
Dia menekankan pemerintah memiliki peran strategis dalam menjamin ketenteraman, ketertiban umum, maupun perlindungan masyarakat di tengah dinamika global seperti perubahan iklim, ketegangan geopolitik, urbanisasi, hingga disrupsi teknologi.
BACA JUGA: Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral untuk Selesaikan Masalah Perkotaan
“Semua ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan menuntut kita menjaga stabilitas dalam negeri agar aktivitas sosial ekonomi tetap berjalan dengan baik,” kata Wamendagri Wiyagus dalam keterangannya, Kamis (30/4).
Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri Gala Dinner dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Damkar dan Penyelamatan, HUT ke-76 Satpol PP, serta HUT ke-64 Linmas di Dining Hall Jakabaring, Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), Rabu (29/4).
BACA JUGA: Mendagri Tito Apresiasi Peran Aktif Jajaran TNI Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
Wiyagus menjelaskan, peran tersebut perlu dijalankan melalui penguatan aspek pencegahan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan ketenteraman dan keselamatan masyarakat.
Dia juga mengapresiasi kinerja Damkar dan Penyelamatan yang sepanjang tahun 2025 telah menangani 20.931 kejadian kebakaran serta melaksanakan 122.071 operasi penyelamatan.
BACA JUGA: Mendagri Tito Karnavian Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan
Capaian ini dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Ini cukup membanggakan karena tingkat kepercayaan publik terhadap Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan itu sungguh sangat tinggi,” katanya.
Di sisi lain, Wiyagus juga menyoroti peran Satpol PP dan Linmas sebagai garda terdepan dalam menegakkan peraturan daerah serta menjaga ketertiban umum di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan kedua institusi tersebut turut menciptakan rasa aman dan nyaman dalam aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Pembangunan keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang terciptanya ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta perlindungan menyeluruh bagi seluruh warga negara,” tegasnya.
Wiyagus menambahkan, sinergi antarlembaga, termasuk hingga tingkat desa, menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas daerah.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Chandra, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel, dan Kepala Dinas Damkar dan Satpol PP se-Indonesia.
Hadir pula Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA serta jajaran pejabat Kemendagri lainnya. (mrk/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Mendagri Tito-Menteri PKP Tinjau Perumahan Rakyat di Sorong, Pastikan Hunian Layak
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi




