Pabrikan jenama China, Omoda & Jaecoo masih belum memastikan kehadiran Jaecoo J5 HEV di Indonesia. Saat ini, perusahaan disebut masih fokus pada penjualan Jaecoo J5 BEV sebagai strategi utama di Tanah Air.
Business Unit Director Jaecoo Indonesia Jim Ma mengungkapkan, model Jaecoo J5 hybrid sebenarnya sudah diperkenalkan di beberapa negara. Namun, keputusan untuk memboyongnya ke Indonesia akan sangat bergantung pada respons dan kebutuhan konsumen.
“Untuk J5 HEV, mungkin Anda sudah melihat produknya di beberapa negara. Tapi saat ini kami masih fokus pada BEV,” kata Jim Ma saat ditemui di China, Minggu (28/4/2026).
Ia menambahkan, peluang menghadirkan model hybrid tetap terbuka lebar apabila pasar Indonesia menunjukkan minat yang kuat. Menurutnya, strategi ini menjadi bagian dari pendekatan fleksibel yang diterapkan perusahaan dalam membaca kebutuhan pasar.
“Kalau konsumen di Indonesia menginginkan J5 HEV, tentu kami akan mempertimbangkan untuk memperkenalkannya di sini,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa perkembangan harga energi, termasuk bahan bakar, juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi arah strategi produk. Di tengah kondisi tersebut, kendaraan listrik murni dinilai masih menjadi fokus utama untuk pasar domestik.
“Sejauh ini, dengan kondisi yang ada, BEV tetap menjadi fokus utama kami di Indonesia,” ucapnya.
Dengan pendekatan tersebut, Omoda & Jaecoo berupaya menyesuaikan strategi global dengan dinamika pasar lokal. Ke depan, tidak menutup kemungkinan lini elektrifikasi mereka akan semakin beragam, termasuk menghadirkan opsi hybrid bila permintaan terus meningkat.





