JAKARTA, KOMPAS.TV – Sembilan penghuni Apartemen Mediterania di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, terluka akibat kebakaran yang terjadi di tempat itu pada Kamis (30/4/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji menyebut lima korban dirujuk ke fasilitas kesehatan. Sebagian dari mereka mengalami sesak napas dan lainnya mengalami patah tulang.
Isnawa juga menjelaskan, berdasarkan keterangan petugas keamanan apartemen, kebakaran terjadi akibat korsleting pada panel listrik.
"Menurut keterangan Bapak Ajis, petugas safety apartemen, telah terjadi korsleting listrik di bagian panel lantai satu basement. Kemudian, alarm pemadam berbunyi dan petugas melaporkan ke pemadam terdekat," kata dia, seperti dikutip Antara.
Baca Juga: Kebakaran di Apartemen Mediterania Jakarta Barat, Sejumlah Penghuni Terjebak
Saat ini, kata dia, petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan proses evakuasi penghuni apartemen.
"Sementara, proses pendinginan dan proses pengeluaran asap dari ruangan masih berlangsung," tutur Isnawa.
Hingga pukul 12.23 WIB, 87 penghuni yang sempat terjebak di dalam gedung, telah berhasil dievakuasi oleh petugas.
Sementara dua orang dilaporkan masih berada di dalam gedung apartemen tersebut dan dalam proses evakuasi.
Pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mengerahkan 22 unit mobil pemadam dan 110 personel untuk memadamkan api.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- kebakaran apartemen mediterania
- kebakaran
- kebakaran apartemen
- apartemen mediterania
- kebakaran jakarta barat
- apartemen mediterania terbakar





