Jakarta: Polres Metro Jakarta Barat meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait kebakaran di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Polisi menegaskan bahwa kobaran api tidak merembet ke unit hunian, melainkan hanya menyebarkan asap pekat ke berbagai lantai gedung.
“Tidak ada satu pun unit yang terkena sambaran api. Yang terjadi adalah penyebaran asap,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, di lokasi kejadian, Kamis, 30 April 2026.
Baca Juga :
89 Penghuni Apartemen Mediterania Dievakuasi, 20 Korban Dilarikan ke RSAditya menjelaskan, titik api sejatinya terkonsentrasi pada panel listrik di area basement dan berhasil dipadamkan dengan cepat oleh petugas pemadam kebakaran. Namun, asap sisa pembakaran merambat melalui jalur kabel (shaft) hingga mencapai lantai atas, sehingga masuk ke dalam sejumlah unit hunian dan menyebabkan kepanikan.
Meski sejumlah penghuni dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap, Aditya memastikan tidak ada kerusakan material pada fisik bangunan di area hunian akibat jago merah. Hal ini sekaligus membantah kabar viral yang menyebut adanya jendela unit yang hangus terbakar.
“Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada kerusakan langsung akibat api dalam unit hunian,” tegasnya.
Petugas pemadam menggunakan mesin penyedot untuk mengeluarkan asap dari dalam gedung Apartemen Mediterania, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Foto: Metro TV/Vania Liu.
Saat ini, kondisi udara di dalam gedung dilaporkan sudah berangsur membaik dan asap mulai hilang sepenuhnya. Fokus utama petugas gabungan saat ini adalah menyelesaikan pendataan seluruh penghuni guna memastikan evakuasi berjalan aman 100 persen, sembari melanjutkan penyelidikan mendalam mengenai penyebab korsleting pada panel listrik tersebut.




