Pakar Unand Soroti Ancaman Ayam Kokok Balenggek, Dorong Pelestarian Berbasis Ilmiah

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pakar Universitas Andalas (Unand) menegaskan perlunya upaya ilmiah terarah untuk menjaga kelestarian ayam kokok balenggek di Sumatera Barat yang kini menghadapi ancaman penurunan populasi dan kualitas genetik.

Ancaman Populasi dan Erosi Genetik

Pakar pemuliaan ternak Unand Prof Firda Arlina mengatakan ayam kokok balenggek merupakan plasma nutfah penting yang harus dilestarikan secara serius.

"Perlu upaya ilmiah untuk menjaga kelestarian ayam kokok balenggek di tengah tantangan penurunan populasi, erosi genetika, serta penurunan kualitas suara kokok," ujarnya.

Ia menjelaskan ayam khas dari Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok itu memiliki nilai tinggi dari sisi genetika, ekonomi, dan budaya, terutama karena keunikan suara kokok bertingkat atau balenggek.

Menurutnya, penurunan kualitas terjadi akibat persilangan tidak terkontrol, perubahan sistem pemeliharaan, serta menurunnya minat generasi muda.

Strategi Ilmiah dan Peran Teknologi

Prof Firda menekankan pentingnya pendekatan pemuliaan melalui seleksi individu maupun keturunan serta sistem perkawinan terarah seperti inbreeding, line breeding, dan outbreeding.

Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi modern, termasuk penanda molekuler untuk mengkaji gen yang berperan dalam kemampuan berkokok.

"Keragaman genetik ayam kokok balenggek menjadi modal penting dalam pengembangan dan seleksi ternak unggul," katanya.

Upaya pelestarian, lanjutnya, perlu dilakukan melalui konservasi in situ dan ex situ, penguatan kelembagaan, serta keterlibatan komunitas pecinta unggas lokal.

Ia menambahkan pelestarian ayam kokok balenggek tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bandara APT Pranoto Samarinda Garap Peluang Rute Baru
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
SPPG Polres Jakut Polda Metro Raih Predikat Dapur Terbaik dari BGN
• 15 jam laludetik.com
thumb
Central Omega (DKFT) Kantongi Laba Rp237 Miliar, Tumbuh 74 Persen di Kuartal I 
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga dan Cara Pesan Hewan Kurban di BAZNAS: Sapi, Kambing, dan Domba
• 7 jam laludisway.id
thumb
Menhub Melayat ke Bu Guru Nurlaela Korban Kecelakaan KA, Jamin Beri Bantuan
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.