Jakarta, VIVA - Pasar medium SUV di Indonesia masih menunjukkan tren yang stabil, terutama untuk model bermesin diesel yang dikenal tangguh dan serbaguna. Di segmen ini, Mitsubishi New Pajero Sport menjadi salah satu model yang konsisten mempertahankan eksistensinya, berkat kombinasi performa, fitur, dan kenyamanan yang terus diperbarui mengikuti kebutuhan konsumen.
Sejak hadir lebih dari 15 tahun lalu, Pajero Sport telah berkembang dari sekadar kendaraan penjelajah menjadi SUV keluarga yang juga nyaman digunakan di perkotaan. Pembaruan pada model terbaru ini menunjukkan upaya Mitsubishi dalam menjaga daya saing, baik dari sisi desain maupun teknologi.
Secara tampilan, perubahan terlihat pada desain grille depan berbentuk hexagonal yang dipadukan dengan bumper baru. Kesan kokoh tetap dipertahankan, namun dengan sentuhan yang lebih modern. Pilihan pelek hingga 18 inci dengan desain monotone dan two-tone juga memperkuat karakter eksteriornya.
Masuk ke dalam kabin, peningkatan terasa cukup signifikan. Interior kini mengusung nuansa sporty premium dengan kombinasi warna hitam dan burgundy. Material synthetic leather dengan heat guard, serta aksen dark titanium pada beberapa bagian seperti ventilasi AC dan panel pintu, memberikan kesan lebih elegan. Sejumlah fitur modern juga disematkan, mulai dari digital driver display 8 inci, wireless charger, hingga dual zone AC dengan Nanoe X.
Dari sisi performa, Pajero Sport masih mengandalkan dua pilihan mesin diesel yang telah terbukti. Varian Dakar menggunakan mesin 4N15 berkapasitas 2.4 liter dengan teknologi MIVEC yang mampu menghasilkan tenaga 181 PS dan torsi 430 Nm. Karakter mesin ini kuat di putaran bawah, sehingga cocok untuk kondisi jalan menanjak maupun membawa beban.
Sementara itu, varian Exceed dan GLX dibekali mesin 4D56 berkapasitas 2.5 liter dengan tenaga 136 PS dan torsi 324 Nm. Mesin ini menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi bahan bakar, menjadikannya lebih ramah untuk penggunaan sehari-hari.
Menurut Rifat Sungkar, mesin 4N15 memiliki keunggulan sebagai mesin yang serba bisa. “Mesin ini menurut saya all-round engine. Tenaga dan torsinya kuat, efisien, halus, dan juga memiliki emisi yang baik,” ujarnya di Jakarta.




