Mojtaba Khamenei: Manajemen Baru Hormuz Jamin Stabilitas

tvrinews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – Teheran

Pemimpin Tertinggi Iran tegaskan kendali penuh atas Selat Hormuz demi keamanan regional dan kemajuan ekonomi Teluk.

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa babak baru bagi kawasan Teluk dan Selat Hormuz mulai terbentuk. 

Dalam pesan tertulis yang dirilis pada Kamis 30 April 2026, ia menekankan bahwa pergeseran ini merupakan konsekuensi dari dinamika yang terjadi sejak pecahnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.

Menurut laporan Reuters, Khamenei menegaskan komitmen Teheran untuk mengamankan wilayah perairan strategis tersebut secara mandiri. 

Ia menyatakan bahwa langkah ini diambil guna mengeliminasi apa yang ia sebut sebagai "penyalahgunaan jalur air oleh pihak musuh."

Dalam narasinya, Mojtaba Khamenei memproyeksikan bahwa perubahan paradigma dalam pengelolaan Selat Hormuz tidak akan mengganggu arus perdagangan, melainkan justru memperkuat fondasi ekonomi negara-negara tetangga.

"Manajemen baru di Selat Hormuz akan membawa ketenangan, kemajuan, dan manfaat ekonomi bagi seluruh negara di kawasan Teluk," tulis Khamenei 

Signifikansi Geopolitik

Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi ketegangan yang meningkat di salah satu jalur perdagangan minyak terpenting dunia. 

Dengan menegaskan peran dominan Iran, Teheran berupaya mengirimkan sinyal kepada komunitas internasional mengenai kedaulatan maritim mereka.

Para analis menilai bahwa retorika "manajemen baru" ini merupakan upaya Iran untuk melegitimasi kontrol penuh atas jalur logistik global tersebut pasca-konflik. 

Fokus pada "manfaat ekonomi" bagi negara tetangga juga dilihat sebagai langkah diplomasi untuk merangkul negara-negara Teluk lainnya dalam satu visi keamanan regional tanpa keterlibatan aktor eksternal.

Sejauh ini, otoritas maritim internasional terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan stabilitas pasokan energi global tetap terjaga di bawah pengawasan baru yang dideklarasikan oleh Teheran.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RoA 7%, Emiten Boy Thohir BFIN Kunci Laba Rp 354 Miliar di Kuartal I 2026
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pembangunan Underpass Pasteur Kota Bandung Butuh Kajian Matang
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Polisi Bekuk Pelaku Pembakar Sopir Angkot di Tanah Abang, Sempat Kabur ke Sini
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Jasa Marga Catat Laba Bersih Rp 774,7 Miliar pada Kuartal I 2026
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia dan Hong Kong Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Formatnya
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.