Laba Astra International Turun 16 Persen pada Kuartal I-2026 di Tengah Tekanan Sektor Alat Berat

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Astra International Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp5,85 triliun pada kuartal I tahun 2026 yang turun 16 persen dibandingkan Rp6,93 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja Keuangan Tertekan

Penurunan laba tersebut sejalan dengan melemahnya pendapatan bersih perusahaan yang tercatat sebesar Rp78,67 triliun atau turun 6 persen dari Rp83,36 triliun pada kuartal I-2025.

Rincian pendapatan menunjukkan lini penjualan barang turun 7,1 persen menjadi Rp53,74 triliun.

Lini jasa dan sewa juga mengalami penurunan sebesar 6,19 persen menjadi Rp16,43 triliun.

Sementara itu, lini jasa keuangan mencatat pertumbuhan sebesar 6,80 persen menjadi Rp8,49 triliun.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan juga turun 4,72 persen menjadi Rp63,17 triliun dari sebelumnya Rp66,30 triliun.

Presiden Direktur Astra International Rudy mengungkapkan, "Pada kuartal I-2026, laba Grup menurun terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi. Namun, bisnis-bisnis lainnya mencatatkan kinerja yang lebih baik, sehingga dapat mengimbangi sebagian dari penurunan tersebut."

Prospek dan Kondisi Pasar

Rudy menyampaikan, "Kami akan terus mengelola tantangan jangka pendek secara cermat dan disiplin, dengan tetap fokus dalam menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan."

Ia memproyeksikan kondisi pasar ke depan masih menantang akibat ketegangan geopolitik global.

Salah satu faktor yang disoroti adalah konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai dapat memengaruhi stabilitas ekonomi.

Dari sisi neraca, total aset Astra International mencapai Rp517,80 triliun pada kuartal I-2026 atau tumbuh 2,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total aset tersebut terdiri atas ekuitas sebesar Rp239,12 triliun dan liabilitas sebesar Rp224,68 triliun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhan Bahas Kerja Sama Akses Militer Asing di Wilayah Udara Indonesia, Connie Bakrie Merespons
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Hadiah Piala Dunia 2026 Naik Jadi US$871 Juta
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Erin Taulany Dilaporkan Atas Dugaan KDRT, Begini Respon Andre Taulany
• 40 menit lalucumicumi.com
thumb
INDEF: Hilirisasi Tahap II Bisa Jadi Peluang Baik untuk Transformasi Industri
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenkeu: RI Punya Resiliensi Kuat dengan Penyangga Ekonomi Baik!
• 50 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.