Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Sekretaris Jenderal Indonesia Football 7 Federation Lutpi Ginanjar menegaskan kerja sama dengan mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tidak bersifat jangka pendek.
Kolaborasi ini disiapkan sebagai bagian dari proyek jangka panjang, termasuk target ambisius menuju Piala Dunia Football 7 pada 2027.
“Dengan Shin Tae-yong bukan jangka pendek. Artinya kita ke depan akan bekerja sama kembali. Tidak hanya untuk kepentingan ke Italia, tetapi ada beberapa proyek yang kita persiapkan. Salah satunya adalah Piala Dunia untuk Football 7 di 2027,” ujar Lutpi kepada tvrinews.com, Kamis, 30 April 2026.
Ia menjelaskan, secara mandat internasional, federasi yang dibentuk merupakan organisasi resmi untuk Football 7 di Indonesia. Di tingkat global, federasi ini terhubung dengan The Federation International Football 7 (F7) yang berbasis di Brasil.
“Yang kedua dari sisi mandat internasional, hari ini federasi kita adalah federasi Football 7. Jadi, bukan federasi yang lainnya yang berkeliaran di luar sana,” ucap Lutpi.
Selain itu, Lutpi juga menyoroti perkembangan Football 7 di dalam negeri yang dinilai telah memiliki fondasi cukup kuat.
Kompetisi disebut sudah berjalan selama dua hingga tiga tahun dengan berbagai level, mulai dari Liga 1, Liga 2, kualifikasi, hingga kategori korporasi, SMA, dan kelompok usia.
“Jadi, kita tidak mau serta merta membuat Timnas berlaga di internasional ketika fondasi kita belum kelar. Hal ini kita sudah berumur 2-3 tahun, ini tahun ketiga kita, sehingga fondasi yang kita bangun semangatnya sama dengan coach Shin Tae-yong. Kita harus memulai dari grassroots dan juga memiliki fondasi yang kuat,” tutur Lutpi.
Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Ketua Umum juga disebut menjadi bagian dari upaya mendorong prestasi Indonesia ke level internasional.
“Tujuan kami adalah pertama mengangkat prestasi Indonesia ke level internasional. Kita sudah punya kesempatan itu hari ini dan kita membutuhkan tokoh-tokoh seperti Pak Dudung yang sangat cinta sepak bola dan juga awareness kepada para pemuda di Indonesia,” kata Lutpi.
Dalam kesempatan tersebut, federasi juga mengumumkan susunan staf kepelatihan tim nasional Football 7 Indonesia.
Socrates Matulessy ditunjuk sebagai pelatih kepala, didampingi Difa Aryandra Zhafran sebagai asisten pelatih, serta Alfonsius Kelvan sebagai pelatih kiper.
Sementara itu, Reyhan Airlangga bertugas sebagai pelatih fisik, dengan dukungan fisioterapis Asep Aziz dan staf tambahan Yusuf Maulana.
Timnas Football 7 Indonesia dijadwalkan menjalani debut internasional pada ajang Intercontinental Cup di Roma, Italia, yang berlangsung pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Meski tidak terlibat langsung dalam aspek teknis di lapangan, kehadiran Shin Tae-yong sebagai penasehat pelatih diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan, terutama dalam meningkatkan mental, disiplin, serta daya saing pemain di level internasional.
Editor: Redaksi TVRINews





