UMKM Wajib Tahu Cara Meningkatkan Bisnis

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Tangerang: Ratusan pelaku usaha meningkatkan wawasan demi dalam memperkuat daya saing di pasar digital melalui "UMKM Digital Finance Tour-Tangerang Edition bertema UMKM Go Digital: Kuatkan Usaha, Luaskan Pasar Online.

Acara ini dihadiri Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana, Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital Boni Pudjianto, serta Direktur Utama PT Bank Seabank Indonesia Sasmaya Tuhuleley. Para pimpinan lembaga menekankan pentingnya literasi finansial dan literasi digital bagi para pelaku UMKM, termasuk adaptasi teknologi bagi ketahanan usaha.

Deputi Bidang Usaha Kecil, Kementerian UMKM RI Temmy Satya Permana mengatakan pembukuan yang baik akan membuka akses pembiayaan, dan dengan akses pembiayaan yang tepat, UMKM akan melesat lebih cepat.

"Melalui UMKM Digital Finance Tour, kami berharap pengusaha UMKM dapat meningkatkan literasi keuangan digital, mulai menerapkan pembukuan digital, serta memanfaatkan pembiayaan secara bijak," ucap Temmy, dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 April 2026.

Senada, Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI Boni Pudjianto mengungkapkan pertumbuhan nasional bermula dari kemajuan usaha di Kota Tangerang. Ketika usaha lokal mampu bertransformasi dan naik kelas, maka akan menjadi daya dorong melesatnya ekonomi secara nasional.


 

Baca Juga :

Naik Kelas! 100 UMKM Surakarta Kini Gunakan AI untuk Bisnis

Meningkatkan literasi finansial
Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley menyebut platform UMKM Pintar sebagai solusi belajar mandiri bagi pengusaha UMKM. Menurutnya, keberadaan platform UMKM Pintar menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung penguatan ekosistem UMKM di Indonesia, khususnya dari sisi literasi dan inklusi keuangan.

Menurut Sasmaya, tantangan utama pelaku UMKM tidak hanya pada akses pembiayaan, tetapi juga pada kemampuan mengelola keuangan usaha secara sehat dan berkelanjutan.

"Melalui platform UMKM Pintar, kami ingin menyediakan sarana pembelajaran yang praktis dan mudah diakses agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitasnya, sehingga memiliki ketahanan finansial, lebih siap untuk tumbuh dan naik kelas di era digital," jelas Sasmaya.

Para peserta mendapatkan pembekalan intensif mengenai literasi digital, seperti penerapan prinsip AIDA dalam pemasaran, penggunaan media sosial sebagai media promosi, serta pemanfaatan sistem point of sale (POS) dalam membangun ekosistem usaha yang lebih tertata, efisien, dan berbasis data.

Melalui sesi ini, peserta diajak membangun mindset pemasaran digital dengan memahami konsep dasar pemasaran, manfaatnya dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan penjualan, serta menghindari kesalahan umum yang sering dilakukan pelaku usaha.

Pada sesi lanjutan, peserta mendapatkan pendalaman terkait penggunaan sistem Point of Sale (POS), yang mencakup pengenalan organisasi mitra seperti ShopeePay, CBI SME Bureau, Majoo, dan Olsera, pemahaman fitur dan manfaat sistem POS, serta langkah-langkah implementatif dalam mengoptimalkan penggunaannya untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja penjualan usaha.

Untuk memberikan pengalaman langsung, acara ini menghadirkan 10 booth interaktif di Mal Alam Sutera yang dapat dikunjungi oleh para peserta. Mulai dari Credit Bureau Indonesia (CBI), Mediawave Interaktif, PT. Majoo Teknologi Indonesia (Majoo), PT. Olsera Indonesia Pratama (Olsera), PT. Kasir Pintar Internasional (Kasir Pintar), PT. Solusi Teknologi Niaga (Qasir), PT. Atourin Teknologi Nusantara (Atourin), UMKM Pintar, SeaBank Indonesia, dan Flazztax.

Di area ini, para pelaku UMKM dapat berkonsultasi langsung mengenai fitur-fitur platform digital, mencoba demo sistem pembayaran, hingga memperluas jejaring sesama pelaku usaha. Kehadiran booth ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta pulang dengan pemahaman teknis yang siap diterapkan pada bisnis masing-masing.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kreativitas Bertemu Teknologi, TikTok Go Buka Akses Pasar Global
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengakuan YouTuber yang Mewawancarai Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum-Sesudah Kecelakaan
• 25 menit lalukompas.tv
thumb
CDI Group Catat Pendapatan Naik 19 Persen Jadi US$41,2 Juta Kuartal I-2026
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Borneo FC Tatap 4 Liga Sisa BRI Super League 2025/2026: Jadwal Bersahabat, Kesempatan Besar Memutus Hegemoni Persib
• 10 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.