Razzi Taruna Mundur dari Kursi Manajer PSIM

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Razzi Taruna saat masih sebagai manajer PSIM Yogyakarta berfoto berdua dengan Direktur PSIM, Liana Tasno usai berhasil keluar menjadi juara Liga 2 tahun 2024-2025. Razzi saat ini menyatakan pamit dari tim berjuluk Laskar Mataram tersebut. (Sumber: Instagram Razzi Taruna)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Salah satu sosok kunci di balik manajemen PSIM Yogyakarta, Dyaradzi Aufa Taruna atau yang biasa disapa Razzi Taruna, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari klub berjuluk Laskar Mataram tersebut. Razzi sebelumnya menjabat sebagai manajer tim.

Melalui pernyataan resmi di akun media sosialnya, Kamis (30/4/2026) malam, Razzi menyatakan keputusannya untuk menyudahi kebersamaan selama tiga tahun demi mengejar tantangan baru dalam karier profesionalnya.

Selama masa baktinya, Razzi menjadi bagian dari sejarah penting kembalinya PSIM ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Ia mencatatkan sejumlah momen krusial, mulai dari keberhasilan menjuarai Liga 2 hingga membawa tim promosi ke Liga 1 setelah penantian selama 18 tahun.

"Selama kurang lebih 3 tahun saya di sini, kita telah mencapai banyak momen bahagia bersama. Mulai dari juara liga 2/Kembali promosi ke liga 1 setelah 18 tahun penantian, dan sedikit lagi memastikan untuk bertahan di Super League di tahun pertama PSIM kembali di kasta tertinggi," tulis Razzi dalam unggahannya, Kamis (30/4).

Baca Juga: Hasil Super League: Gol Cepat Persita Hukum PSIM, Laskar Mataram 7 Laga Tanpa Kemenangan

Dalam pesan perpisahannya, Razzi memberikan apresiasi khusus kepada Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, yang ia sebut sebagai sosok pertama yang memberikan kepercayaan saat dirinya berusia 22 tahun.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran manajemen, pelatih, pemain, dan ofisial.

Tak lupa, Razzi memberikan penghormatan kepada dua basis suporter terbesar PSIM, Brajamusti dan The Maident. Ia menegaskan bahwa segala upayanya selama ini selalu mengedepankan kepentingan klub.

"Saya mohon maaf apabila selama saya di sini, masih ada kekurangan dan kesalahan yang saya perbuat. Percayalah, di atas semua ketidaksempurnaan itu, saya selalu perjuangkan, mati-matian dan kedepankan PSIM di atas segalanya," ungkapnya.

Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Manajer Tim
  • Laskar Mataram
  • Liga 1
  • Razzi Taruna
  • psim yogyakarta
  • bri super league
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Panen Medali dari Panjat Tebing di Asian Beach Games 2026, Menpora Erick Soroti Perjuangan Atlet
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Atletico 1-1 Arsenal, Simeone Cemas, Pemainnya Masih Yakin Lolos Final Liga Champions
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Transformasi Ekonomi Sulawesi Selatan Melalui Hilirisasi dan Penguatan Investasi Berkelanjutan
• 10 jam laluharianfajar
thumb
SPPG Sukorejo 1 Edukasi Gizi Siswa SDN 4 Jetis
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
KJRI Kuching Bantu Dua PMI Dapatkan Hak Gaji
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.