Pemerintah Tutup Daycare Bermasalah di Yogyakarta, Perkuat Perlindungan Anak

tvrinews.com
3 bulan lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan anak dan meningkatkan kualitas layanan publik, menyusul kasus kekerasan yang terjadi di layanan penitipan anak (daycare) di Yogyakarta.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir secara cepat dalam merespons permasalahan masyarakat, khususnya yang menyangkut keselamatan anak.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memimpin langsung rapat tingkat menteri pada Kamis 30 April 2026, di Kantor Kemenko PMK untuk membahas penanganan kasus tersebut sekaligus memperkuat sistem perlindungan, pengasuhan, dan pendidikan anak.

"Ini adalah kejadian yang sangat memprihatinkan dan tidak dapat ditoleransi. Negara harus hadir cepat menjawab permasalahan masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan, termasuk dalam kasus daycare ini," ujar Pratikno dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Kamis, 30 April 2026.

Sebagai langkah awal, pemerintah telah menutup dan menyegel Daycare Little Aresha yang menjadi lokasi kejadian. Proses penegakan hukum juga tengah berjalan oleh aparat kepolisian.

Di sisi lain, pemerintah memastikan korban dan keluarga mendapatkan pendampingan secara menyeluruh. Pendampingan tersebut melibatkan kementerian terkait serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang memberikan layanan pemulihan trauma.

Kemudian Pratikno menegaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan kasus, tetapi juga melakukan pembenahan sistemik terhadap tata kelola daycare di Indonesia. Hal ini mencakup perbaikan standar layanan, perizinan, integrasi program, hingga penguatan sistem pengawasan.

"Kami juga meminta pemerintah daerah untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh daycare di wilayah masing-masing," ucapnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadiah Sayembara Ijazah SMA Gibran Sekarang Naik Jadi Rp250 Juta, Denny Indrayana Bentuk Gerakan GIBRAN
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sudaryono Perintahkan Eselon 1-2 BGN Jadi Penanggung Jawab MBG Daerah, Tidak Boleh Ada di Jakarta
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Dwi Wahyudi klaim tidak kerja di LPEI saat kredit macet PT TI
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Ahli Saraf Ungkap Hobi Ini Bisa Jaga Fungsi Otak Tetap Optimal
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
IHSG Balik Menguat di Akhir Sesi 1, Naik 0,56%
• 9 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.