Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) memastikan konstruksi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan terus terakselerasi seiring dengan kepastian permodalan usai memperoleh kredit sindikasi senilai Rp17,92 triliun pada Maret 2026.
Fasilitas pendanaan tersebut disalurkan melalui anak usaha perseroan, PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), untuk membiayai proyek Tol Yogyakarta-Bawen dengan total nilai investasi yang mencapai Rp25,61 triliun.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa perolehan kredit jumbo ini merupakan strategi perseroan dalam memperkuat struktur pembiayaan dan ekspansi proyek strategis.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi Perseroan dalam menjaga keberlanjutan ekspansi sekaligus memperkuat struktur pembiayaan proyek,” ujar Rivan dalam keterangan resminya, Kamis (30/4/2026).
Rivan menegaskan pembangunan tol ini juga mengedepankan aspek transformasi layanan yang berfokus pada keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan melalui pendekatan infrastruktur berbasis budaya operasional yang kuat.
Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Yogyakarta-Bawen direncanakan memiliki total panjang mencapai 75,12 kilometer (km). Infrastruktur konektivitas ini diharapkan bakal memperkuat konektivitas kawasan Yogyakarta, Solo, Semarang (Joglosemar).
Baca Juga
- Tol Yogyakarta-Bawen Dibuka Gratis, Dilintasi 2.585 Kendaraan pada Senin (16/3)
- Tol Yogyakarta-Bawen Dibuka Gratis saat Lebaran 2026, Begini Skemanya
- Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 dan Prambanan-Purwomartini Bakal Dibuka Fungsional Lebaran 2026
Mengacu pada data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jalan Tol Yogyakarta-Bawen terdiri atas enam seksi, yakni Seksi I Yogyakarta - SS Banyurejo (8,8 km), Seksi 2 SS Banyurejo - SS Borobudur (15,2 km), dan Seksi 3 SS Borobudur - SS Magelang (8,10 km).
Kemudian, Seksi 4 SS Magelang - SS Temanggung (16,65 km), Seksi 5 SS Temanggung - SS Ambarawa (21,39 km), dan Seksi 6 SS Ambarawa - JC Bawen (4,98 km).
Adapun, hingga periode 31 Maret 2026, progres konstruksi Seksi 1 (Yogyakarta - SS Banyurejo) telah mencapai 89,80% dan konstruksi seksi 6 (SS Ambarawa - JC Bawen) mencapai 96,02%.
Sementara sisanya masih dalam tahap pembebasan lahan dengan perincian progres Seksi 2 (SS Banyurejo - SS Borobudur) 92,42%, Seksi 3 (SS Borobudur - SS Magelang) 81,34%, Seksi 4 (SS Magelang - SS Temanggung) 68,22%, dan Seksi 5 (SS Temanggung - SS Ambarawa) mencapai 26,61%.





