JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan masih ada puluhan korban luka yang dirawat usai insiden kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026) malam.
Ia pun mengajak masyarakat mendoakan para korban yang masih dirawat agar segera pulih, sehingga bisa segera pulang.
"Korban yang saat ini masih dilakukan rawat inap sebanyak 38 orang, sisanya sudah kembali pulang ke rumah," kata Kombes Budi di Jakarta, Kamis (30/4/2026), dipantau dari video YouTube KompasTV.
Terkait penanganan kasus kecelakaan tersebut, Budi menuturkan pihak kepolisian sudah mengambil keterangan sopir taksi daring (online) berinisial RRP.
Selain itu, pihak kepolisian juga sudah mengamankan taksi yang diduga terlibat kecelakaan kereta sebagai barang bukti.
Baca Juga: Cerita Penumpang Selamat dari Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengaku Sempat Bantu Korban Lain
Budi mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian, sopir taksi online itu mengaku baru bekerja sejak 25 April 2026.
Artinya, kata dia, sopir taksi online tersebut baru beberapa hari bekerja hingga terjadinya kecelakaan kereta. Sebelum memulai pekerjaannya sebagai sopir taksi online, Budi menyebut RRP baru mengikuti pelatihan selama sehari.
Ia menambahkan, polisi sejauh ini sudah memeriksa sebanyak 24 orang, sementara 7 orang yang merupakan kru perkeretaapian masih dalam proses dimintai keterangan.
Budi meminta masyarakat bersama-sama menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait peristiwa kecelakaan kereta tersebut. Polda Metro Jaya akan menangani kasus ini secara prosedural, profesorsional, dan akuntabel.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- korban kecelakaan kereta
- kecelakaan
- kereta
- kecelakaan kereta
- polda metro jaya





