Peringatan Ulang Tahun Pura Mangkunegaran ke-269 di Solo digelar mulai hari ini hingga 3 Mei 2026. Perayaan yang kerap disebut sebagai Adeging Mangkunegaran itu akan memadukan unsur budaya, kuliner, hingga olahraga.
Berkolaborasi dengan Katadata dan Yayasan DNC, acara ini menjadi wujud nyata dedikasi Mangkunegaran dalam memperkokoh posisinya sebagai pusat kebudayaan yang berdaya nasional dan berpengaruh secara global.
Acara yang kembali menggandeng Bank Permata sebagai mitra strategis ini bukan sekadar perayaan angka. Adeging Mangkunegaran merupakan rangkaian penghormatan atas sejarah panjang berdirinya Pura Mangkunegaran pada 1747.
Kesuksesan penyelenggaraan pada 2023, 2024, dan 2025 membuktikan tingginya antusiasme masyarakat, dengan lebih dari 40 ribu peserta yang turut meramaikan setiap aktivitas.
Warga Solo hingga wisatawan dapat menghadiri rangkaian acara Adeging Mangkunegaran yang berpusat di Pamedan Mangkunegaran. Lokasi ini berada di kompleks Pura Mangkunegaran, yang merupakan istana resmi kediaman Adipati Mangkunegaran di Kota Surakarta, Jawa Tengah, sekaligus menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya.
Lalu, apa saja rangkaian acara Adeging Mangkunegaran ke-269? Berikut tiga agenda utamanya:
Mangkunegaran Makan-MakanMangkunegaran Makan-Makan merupakan festival kuliner yang menghadirkan lebih dari 80 stan makanan yang menyajikan berbagai hidangan tradisional khas daerah serta produk lokal, baik makanan maupun non-makanan.
Pengunjung dapat menikmati pengalaman makan tradisional dengan menggunakan tangan di atas alas daun pisang secara lesehan, serta menggunakan alat makan ramah lingkungan. Acara yang digelar pada 1–3 Mei 2026 ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya masuk.
Masyarakat dapat menikmati kuliner abdi dalem, seperti tahu petis keprabon, trimo manyar, jenang Bu Nik, hingga pawon cenik. Selain itu, tersedia pula kuliner legendaris seperti Getuk Trio yang telah ada sejak 1958 dan Warung Rawon Penjara yang berdiri sejak 1970-an.
Sejumlah kuliner lainnya juga akan dihadirkan, seperti siomay Manahan, iga bakar Mangkubumi, pentol Penmo, hingga teh tarik Merdoe.
Royal Dinner MangkunegaranJamuan Royal Heritage Dinner akan diselenggarakan dalam rangkaian Adeging Mangkunegaran ke-269 pada Sabtu (2/5) dan dihadiri sekitar 150 tamu undangan khusus.
Jamuan makan malam ini disajikan dengan konsep multisensory experience, yang menghadirkan pengalaman bersantap melalui perpaduan rasa, aroma, sentuhan, visual, dan suara.
Acara yang digelar di Pendhapa Pura Mangkunegaran ini diperuntukkan bagi tamu istimewa dari berbagai daerah, keluarga besar Mangkunegaran, serta mitra strategis.
Mangkunegaran RunRangkaian perayaan akan ditutup dengan Mangkunegaran Run yang digelar pada Minggu (3/5). Ajang ini akan diikuti oleh 7.700 pelari dengan kategori 5K, 10K, dan half marathon.
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegaran X atau Gusti Bhre mengatakan, rute Mangkunegaran Run tahun ini telah tersertifikasi oleh Badan Atletik Dunia. Proses sertifikasi dilakukan oleh perwakilan lembaga tersebut, Kim Vivan, yang datang langsung ke Solo.
“Sertifikasi ini memastikan jarak lintasan akurat, permukaan aman untuk mengurangi cedera, serta diakui secara internasional, yang penting untuk validasi rekor dunia maupun catatan waktu resmi atlet,” ujar Gusti Bhre di Jakarta, Minggu (12/4).
Melalui ajang ini, Mangkunegaran ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Mangkunegaran Run juga dirancang sebagai ruang kebersamaan yang menggabungkan olahraga, budaya, dan interaksi sosial dalam satu pengalaman terbuka untuk semua kalangan.
Mangkunegaran Run akan dimulai dari Stadion Manahan Solo dan berakhir di Pura Mangkunegaran. Area start dibuka pukul 03.00 WIB.
Pelari kategori 21K akan start pukul 04.45 WIB, 10K pukul 05.00 WIB, dan 5K pukul 05.25 WIB.




