REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada suatu ketika, Nabi Muhammad SAW sedang bersama sejumlah sahabat. Tiba-tiba, datanglah seorang lelaki yang berpenampilan rapi, seolah-olah ia tidak merasakan teriknya matahari dan diterpa debu jalan. Kemudian, laki-laki misterius itu mendekati Rasulullah SAW dan duduk di hadapan beliau.
Si lelaki kemudian bertanya tentang iman, Islam dan ihsan. Nabi SAW menjawab satu per satu pertanyaan itu. Uniknya, setiap Rasulullah SAW selesai berkata, laki-laki ini selalu membenarkan pernyataan, seolah-olah bahwa dirinya lebih mengetahui daripada beliau.
Baca Juga
Harta, Waris dan Keberkahan
Tingkat Ancaman Terorisme Bertambah, Inggris Waspadai Gelombang Lone Wolf
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kendari Capai 45,5 Persen
Kemudian, laki-laki ini juga bertanya perihal kiamat. "Beritahukan kepadaku kapan terjadinya kiamat!" katanya.
Rasulullah SAW menjawab, "Yang ditanya tidaklah lebih mengetahui daripada yang bertanya."
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Dia pun bertanya lagi, "Beri tahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!"
Nabi SAW menjawab, "Jika budak wanita telah melahirkan tuannya, jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa), serta gembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi."
Sesudah itu, lelaki ini pergi. Sejurus kemudian, Rasulullah SAW menerangkan kepada para sahabat bahwa si penanya adalah Malaikat Jibril, yang menampakkan diri dalam wujud manusia. Itu dilakukannya untuk memberikan pelajaran kepada mereka tentang beberapa aspek ajaran agama Islam.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)