JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan keheranannya terhadap orang-orang yang pintar dan memiliki pangkat tinggi.
Sebab, kata dia, orang-orang tersebut malah semakin pintar menjadi maling uang rakyat.
Prabowo pun mengaku tidak habis pikir dengan mereka.
"Yang saya sedih, orang semakin tinggi pangkat, banyak yang semakin enggak jelas. Saya heran, semakin pintar, banyak yang pintar, pintar maling. Enggak habis pikir aku. Enggak habis pikir," kata Prabowo, dalam perayaan Hari Buruh di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Baca juga: Prabowo Kucurkan Rp 500 Triliun untuk Perlindungan Sosial Masyarakat di Tahun Ini
Maka dari itu, Prabowo merasa terharu bisa hadir di tengah-tengah buruh.
Dia mengaku, menghormati perjuangan para buruh.
Sebab, para buruh bekerja dengan badan, keringat, dan tangannya.
Prabowo menyebut, buruh sebagai orang-orang yang mulia.
"Seorang bekerja dengan halal. Seorang berjuang untuk anaknya, untuk istrinya. Tiap hari. Seorang yang bekerja dengan jujur," ujar dia.
Baca juga: Prabowo: Tidak Semua Pengusaha Serakah, Jangan Benci Sama Orang Kaya
"Pengalaman saya, banyak orang yang tidak jujur. Para pekerja, para petani, para nelayan, justru yang hidupnya susah, mereka adalah orang-orang yang jujur. Orang-orang yang ikhlas," imbuh Prabowo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang